Hidayatullah.com– Keberadaan Majelis Ulama Indonesia (MUI) saat ini dan masa akan datang, sangat dibutuhkan umat Islam dan pemerintah. MUI tak cuma menjadi benteng keberagamaan, tapi juga benteng dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Hal itu disampaikan oleh Staf Khusus Presiden Joko Widodo, Aminuddin Maruf, kepada media dalam menjawab isu pembubaran MUI.
Ia menyebut pemerintah berpandangan bahwa MUI merupakan lembaga yang sangat penting dalam menjaga akidah, moral, dan akhlak umat.
Eks Ketua Umum PB PMII ini menyatakan, pemerintah sangat meyakini dan memercayai komitmen MUI terhadap NKRI dan pemberantasan terorisme.
Sehingga, salah satu bentuk komitmen MUI yaitu dibentuknya Badan Penanggulangan Ekstremisme dan Terorisme (BPET).
“Penangkapan anggota MUI kemarin bukanlah bagian dari aktivitas organisasi, tapi aktivitas personal yang wajib dipertanggungjawabkan secara personal. Jangan kesalahan personal dibebankan kepada organisasi yang di dalamnya terdapat ribuan ulama moderat dari pusat hingga kabupaten/kota,” jelasnya (19/11/2021).
Walau demikian, Aminuddin percaya bahwa kasus ini akan menjadi momentum bagi MUI untuk melakukan konsolidasi di kalangan internal supaya tak terjadi peristiwa serupa.
“Karena MUI adalah pegangan umat dalam menghadapi berbagai masalah yang semakin kompleks. Kita masih sangat membutuhkan MUI,” pungkas Aminuddin.*