Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Dominan Wajah Lama, Dahlan Rais Sebut Komposisi Anggota PP Muhammadiyah Belum Ideal, Kenapa?

Bambang S
Terakhir diupdate: 20 November 2022 15:03 3:03 pm
Bambang S
Dipublikasikan 20 November 2022 15:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com- Sebanyak 13 orang terpilih sebagai anggota Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PPM) dalam Muktamar ke-48 di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jawa Tengah, Sabtu (19/11/2022) malam.

Komposisi yang terpilih dinilai kurang ideal, demikian disampaikan Ketua Panitia Pemilihan Muktamar ke-48, Ahmad Dahlan Rais, kepada wartawan seusai acara menyatakan pemilihan.

Disinggung komposisi 13 nama itu, Dahlan mengakui kurang ideal. Alasannya, dari 13 orang itu, yang tergolong wajah baru hanya tiga orang, yaitu Hilman Latif, Saad Ibrahim, dan Irwan Akib. Selebihnya adalah muka lama yang sudah masuk sebagai anggota PPM.

“Idealnya perpaduan senior dan junior,” ujar Dahlan.

Hilman Latief lahir di Tasikmalaya, 12 September 1975. Guru Besar Studi Islam, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta itu kini Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kemenag. Saad Ibrahim lahir di Mojokerto, 17 November 1954. Ketua PWM Jawa Timur itu adalah dosen UIN Malang. Sedangkan Irwan Akib lahir di Pare-pare, 2 Agustus 1963. Irwan adalah dosen Unismuh Makassar dan Sekretaris PWM Sulawesi Selatan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Karena itu, menurut Dahlan, PPM yang terpilih ini berhak untuk menambah nama. Menurut aturan, kata dia, maksimal separuh dari jumlah yang terpilih (13 orang). Tambahan itu maksimal enam orang.

Dia berharap pimpinan tambahan itu merupakan wajah baru atau generasi yang lebih muda. Nama mereka berasal dari 39 calon tetap pimpinan.

Alasan lain menambah, kata Dahlan, adalah sesuai dengan kapasitas dan kemampuan mereka. Misalnya dari 13 orang itu, tak ada yang berlatar belakang Kesehatan. Padahal Muhammadiyah memiliki banyak RS sehingga perlu ada pimpinan yang berlatar belakang kesehatan atau kedokteran. Hal itu juga berlaku pada hasil Muktamar Makassar.

Pada muktamar 2015 itu, terpilih 13 orang yaitu Haedar Nashir, Yunahar Ilyas, A. Dahlan Rais, M. Busyro Muqoddas, Abdul Mu’ti, Anwar Abbas, Muhadjir Effendy, Syafiq A. Mughni, Dadang Kahmad, Suyatno, Agung Danarto, M. Goodwill Zubir, dan Hajriyanto Y. Thohari. Lalu ada panambahan pimpinan yaitu Marpuji Ali, Bahtiar Effendy, Agus Taufiqurrohman, dan Noordjannah Djohantini.*

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dahlan RaisMuhammadiyahmuktamar MuhammadiyahMuktamar Muhammadiyah ke-48
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Haedar Nashir – Abdul Mu’ti Ketua Umum dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah 2022-2027
Tulisan selanjutnya 110 Tahun Muhammadiyah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Berita
13 Juli 2026 16:30
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?