Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

487 Juta Data WhatsApp Termasuk dari Indonesia Diduga Bocor

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 November 2022 13:13 1:13 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 November 2022 13:30
Bagikan
whatsapp informasi iklan hidayatullah
Bagikan

Hidayatullah.com–Lebih dari 487 data nomor kontak WhatsApp, termasuk 130.331 dari Indonesia, diduga bocor. Meta segera membantah kabar tersebut dan menyebut tidak menemukan bukti kebocoran data.

Sebelumnya, klaim bocoran data itu diunggah di forum komunitas peretasan terkenal pada 16 November. Kabar itu diberitakan oleh Cybernews, media online berbasis penelitian.

Berdasarkan tangkapan layar forum yang diunggahnya, bocoran data itu berjudul “487 data million whatsapp users database” namun menyensor bagian identitas pengunggahnya.

Dikutip dari South China Morning Post (SCMP), seorang juru bicara Meta mengatakan laporan itu “spekulatif” dan berdasarkan “tangkapan layar yang tidak berdasar”. Ia juga mengklaim perusahaan tidak menemukan bukti kebocoran data pada sistem WhatsApp.

Sang jubir menekankan bahwa perusahaan menanggapi tuduhan tentang pelanggaran keamanan layanannya “dengan sangat serius” dan telah mengambil langkah segera untuk menyelidiki lebih lanjut klaim tersebut.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Beberapa nomor telepon yang diunggah dalam laporan itu, kata dia, mungkin terkait dengan akun WhatsApp namun tidak ada informasi pengguna lain.

“Kami tidak memiliki informasi tentang bagaimana seharusnya daftar nomor telepon dikumpulkan atau sejauh mana daftar itu berisi nomor telepon Hong Kong,” kata juru bicara tersebut, “Ada banyak cara menyusun daftar nomor telepon online.”

Dilansir oleh situs BreachForums, unggahan bocoran data dengan judul percis seperti yang di atas tak ditemukan. 

Namun, ada unggahan dengan judul “487 million whatsapp users scrape” yang diunggah pada saat yang sama dengan unggahan dalam tangkapan layar di Cybernews, yakni Rabu (16/11) pukul 05.23 AM.

“Hi, Today I’m selling following Whatsapp users database of recent 2022 updated. You’ll get very recent mobile numbers of users,” ujar akun Agency123456.

“Total countries are upto 84. Total Estimated records – 487 million plus,” lanjutnya.

Apa saja negaranya? Misalnya, Afghanistan 558.393 data, Hong Kong 2.937.841, Afrika 14.323.766, India 6.162.450, Indonesia 130.331, Rusia 9.996.405, Amerika Serikat 32.315.282, dan terbesar dari Mesir 44.823.547.

Akun tersebut juga menyertakan sejumlah sampel nomor dari AS, Prancis, Australia, Irak, dan Mesir.

Cybernews mengklaim telah mengkonfirmasi semua nomor telepon milik pengguna WhatsApp.

Kantor Komisioner Privasi untuk Data Pribadi Hongkong, Jum’at (25/11/2022), mengatakan belum menerima pemberitahuan apa pun dari Meta atau WhatsApp tentang dugaan kebocoran data tersebut. Mereka juga telah menghubungi perusahaan untuk detailnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hackerkebocoran datasosial mediawhatsApp
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sidang Tuntutan Kasus Tuduhan Terorisme Farid Okbah Digelar Hari Ini
Tulisan selanjutnya Said Aqil Jelang Pemilu, Said Aqil Minta Pemerintah Agresif Sebarkan ‘Islam Nusantara’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Dua Anggota Basij Tewas Dalam Serangan di Mashhad Iran

Berita
12 Juli 2026 09:49
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?