Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Slogan Jakarta akan Dirombak, Media Kaitkan Upaya “Bersih-bersih Jejak Anies” dan Balas Dendam

Ahmad
Terakhir diupdate: 16 Desember 2022 13:29 1:29 pm
Ahmad
Dipublikasikan 16 Desember 2022 13:45
Bagikan
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono
Bagikan

Hidayatullah.com—Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengkritik slogan baru Jakarta yang bakal digunakan pada era Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono. PKS menilai slogan ‘Sukses Jakarta untuk Indonesia’ sulit dipahami publik.

“Ya kurang mudah dipahami, karena pada dasarnya seluruh wilayah Indonesia ini adalah untuk Indonesia dari zaman Indonesia merdeka. Pasti untuk Indonesia. Terus, kenapa hari ini, beberapa puluh tahun setelahnya baru ada slogan itu. Kan nggak penting. Nah, yang untuk kepentingan warga Jakarta-nya apa juga?” kata anggota DPRD DKI Jakarta dari F-PKS, Dedi Supriadi, kepada wartawan.

Dedi membandingkan dengan slogan yang digunakan saat Anies baswedan menjabat Gubernur DKI Jakarta, yakni ‘Jakarta Kota Kolaborasi’. Menurutnya, slogan yang muncul di masa pandemi Covid-19 itu mudah dimengerti masyarakat.

“Kalau Jakarta Kota Kolaborasi kan mudah ya dipahaminya oleh seluruh elemen, stakeholders, dari warganya, kemudian birokrasinya, perwakilan rakyatnya, pihak swasta yang ada di Jakarta itu berkolaborasi untuk kepentingan Jakarta. Jelas, mudah ditangkap, eye catchy,” ujar dia.

Anggota Komisi D DPRD DKI itu juga menilai slogan baru tersebut berorientasi ke luar Jakarta. Dia meminta perubahan slogan tetap mencerminkan kepentingan warga Jakarta saat ini.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Sukses Jakarta lebih ke outward looking bukan inward looking, sedangkan kita butuh, Jakarta menghadapi tantangan ke depan katanya ada resesi dan berdampak ke Indonesia, terutama di Jakarta. Kedua, ada event politik cukup besar, episentrum politik adanya di Jakarta. Apa dengan slogan ini, kurang relevan, kurang relate dengan kondisi di Jakarta,” ucapnya.

“Silakan-silakan saja kalau mau ubah slogan kota. Cuman catatannya kan kalau bikin slogan ya yang mudah dipahami dan ada kepentingan besar bagi warga Jakarta,” tambah dia.

Isu bersih-bersih jejak Anies

Sebagaimana diketahui, Pemerintah DKI Jakarta berencana meresmikan slogan baru dari ‘Jakarta kolaborasi’ menjadi ‘Sukses Jakarta Untuk Indonesia’. Di masa Anies, slogan ibu kota adalah ‘Jakarta Kota Kolaborasi’.

Sebelumnya, beberapa media menulis Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono melakukan ‘upaya bersih-bersih jejak Anies’. Misalnya melakukan perombakan dalam susunan direksi sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) usai menjabat pada 17 Oktober silam. 

Heru tidak segan-segan mengganti sejumlah Direktur Utama (Dirut) yang sebelumnya ditunjuk Gubernur terdahulu Anies Baswedan.  Perombakan direksi mayoritas alasannya untuk penyegaran jajaran. Termasuk memilih orang yang dinilai tepat untuk meningkatkan kinerja BUMD Pemprov DKI.

Beberapa jajaran direksi “orang Anies” yang dicopot oleh Heru usai dirinya menjabat sebagai PJ Gubernur DKI. Di antaranya; Heru mencopot Direktur Utama (Dirut) PT Mass Rapid Transit Jakarta (MRT) DKI Jakarta (Perseroda) Mohamad Aprindy yang baru saja menjabat selama tiga bulan. Heru juga mencopt mantan Anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) saat era Gubernur Anies Baswedan, Tatak Ujiyati, dari jabatan Komisaris.

Heru merombak jajaran direksi PT Jakarta Propertindo (Jakpro). Dia mencopot Widi Amanasto dan mengangkat Iwan Takwin sebagai Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

Sementara itu, pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah, berujar perubahan slogan tersebut tidak substansial untuk pembangunan DKI Jakarta. “Justru ini terkesan politis karena selama ini seolah Pak Pj ini ingin menenggelamkan prestasi gubernur sebelumnya. Terkesan balas dendam,” ujar Trubus kepada Kompas.com, Selasa (13/12/2022).*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Anies BaswedanHeru Budi HartonoPartai Keadilan SejahteraPKSSlogan Jakarta
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya peta asli palestina Peta Palestina yang Asli Ditayangkan di TV, Yahudi Israel Marah-Marah
Tulisan selanjutnya LIPIA Luluskan 3 Anggota Polri dalam ‘Program Kuliah untuk Polisi’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?