Hidayatullah.com—Sebuah foto dan video yang viral tengah menunjukkan warga Aceh yang sedang membantu puluhan muhajirin Rohingya yang tengah terdampar. Sebanyak 185 etnis Rohingya terdampar di Pantai Ujong Pie, Muara Tiga, Aceh, pada hari Senin (26/12/2022) petang sekitar pukul 17.05 WIB.
Dalam sebuah video dan foto yang diunggah oleh akun twitter @Aceh, Nampak puluhan warga berbondong menjempur ke perahu yang ditumpangi warga Rohingya. Dalam video dan foto, nampak wajah muhajirin Rohingya –yang terdiri wanita dan anak-anak—nampak lesu dan kelelahan.
“Lagi lagi Muslim Rohingya terusir dari Myanmar terdampar di Wilayah Aceh. Masyarakat Gampong Ujong Pi’e Muara Tiga Laweung Pidie membantu para pengungsi Muslim Rohingya di Pantai. Sehari sebelumnya 60 Muslim Rohingya mendarat di Benteng Indra Patra Aceh Besar,” demikian tulis akun @Aceh.
Menurut Sekretaris Panglima Laot Pidie, Marfian, menukil Serambi, warga Rohingya itu tiba dalam kondisi sangat lemas dan sakit. Warga sekitar lantas memberi pertolongan berupa makanan dan air.
Bahkan, warga harus menyuapi beberapa pengungsi yang tak lagi mampu bergerak. Pengungsi dalam kondisi sakit itu kemudian dilarikan ke Puskesmas Muara Tiga.
30 meninggal, 185 orang selamat
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie, menyebutkan data Pengungsi Etnis Rohingya yang terdampar di Pesisir Pantai Gampong Ujong Pi, Kecamatan Muara Tiga Pidie. Dari 185 (sebelumnya disebut 60 orang) pengungsi yang tiba di Kabupaten itu, 30 diantara meninggal saat kapal masih berlayar.
“Kami bersama TNI/Polri dan masyarakat terus melakukan pemutakhiran, dan data terakhir jumlah pengungsi yang kami data adalah sebanyak 185 orang. Jumlah ini terdiri dari 83 orang dewasa, 70 perempuan dewasa dan 32 orang anak-anak,”kata Kepala Pelaksana BPBD Pidie, Muhammad Rabiul.
Muhmamad mengatakan pemeriksaan kesehatan menjadi prioritas yang tengah dilakukan personel gabungan terutama mereka yang mengalami sakit. Dinas Kesehatan setempat, kata Muhammad, juga akan menambah personel tim medis guna menangani para pengungsi.
Rabiul mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak IOM dan UNHCR. “Kami dua tenda yang sudah kita siapakan untuk menampung pengungsi tapi karena wacananya akan dipindah ke SMP 2 Muara Tiga, jadi belum terpasang,”kata Muhammad.
Chris Lewa, Direktur Proyek Arakan yang bekerja untuk mendukung etnis Rohingya Myanmar, mengonfirmasi pada Selasa (27/12/2022) bahwa kapal pengungsi terbaru di Ujong Pie adalah kelompok 190 Rohingya. Kelompok itu dilaporkan terkatung-katung dalam perahu kecil di Laut Andaman selama sebulan.
Lewa mengatakan, kedatangan terbaru ini merupakan bagian dari lima kelompok pengungsi Rohingya yang meninggalkan distrik Cox’s Bazar, Bangladesh, pada akhir November 2022.
Sebelumnya, hari Ahad (25/12/2022), 57 orang muhajirin Rohingya lebih dulu tiba di bibir pantai Kompleks Cagar Budaya Indrapatra, Gampong Ladong, Kecamatan Masjid Raya, Aceh Besar.
Organisasi Internasional untuk Migrasi (International Organization for Migration/IOM) Indonesia memuji jiwa kemanusiaan pemerintah dan masyarakat Aceh terkait penyelamatan dan perlindungan terhadap 57 warga Rohingya yang terdampar di pantai Aceh Besar.
“IOM memuji pemerintah dan masyarakat di Indonesia (Aceh) yang dengan jiwa kemanusiaan telah memberikan bantuan kepada mereka (Rohingya) yang membutuhkan perlindungan,” kata Kepala Misi IOM Indonesia Louis Hoffmann yang dikonfirmasi di Banda Aceh.*
Zaman Revolusi Media | Media lemah, da’wah lemah, ummat ikut lemah. Media kuat, da’wah kuat dan ummat ikut kuat
Langkah Nyata | Waqafkan sebagian harta kita untuk media, demi menjernihkan akal dan hati manusia
Yuk Ikut.. Waqaf Dakwah Media
Rekening Waqaf Media Hidayatullah:
BCA 128072.0000 Yayasan Baitul Maal Hidayatullah
BSI (Kode 451) 717.8181.879 Dompet Dakwah Media