Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Anggota DPD RI: Menuduh Ormas Islam Teroris adalah Kejahiliahan

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 12 Januari 2016 10:36 10:36 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 12 Januari 2016 10:36
Bagikan
Anggota DPD RI asal Sulsel, AM Iqbal Parewangi, dalam jumpa pers di RM Pulau Dua, Jakarta (11/01/2016).
Bagikan

Hidayatullah.com– Menuduh ormas Islam sebagai gerakan teroris tanpa data dan bukti yang kuat dan benar adalah bentuk kejahiliahan. Demikian ditegaskan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sulawesi Selatan (Sulsel), AM Iqbal Parewangi.

“Jahiliah itu merangkum kebodohan, merangkum ketidakwaspadaan, merangkum seenaknya, dan merangkum premanisme,” ujarnya dalam jumpa pers Wahdah Islamiyah di Rumah Makan Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Senin, 1 Rabiuts Tsani 1437 H (11/01/2016).

Menurutnya, pemberitaan Metro TV per tanggal 3 Januari yang menuduh ormas itu sebagai jaringan teroris adalah “sebuah preseden yang jahiliah”. Seperti diketahui, tuduhan itu tanpa disertai keterangan dan sumber data yang jelas.

Iqbal mengatakan, bingkai keseluruhan dari kasus tersebut adalah, siapapun yang berhak hidup di Indonesia tidak berhak mengkriminalisasi sesama anak bangsa.

Ia mengatakan, dengan sangat berhati-hati menggunakan diksi, bahwa tuduhan Metro TV itu adalah bagian dari proses kriminalisasi terhadap ormas, komunitas, tokoh, dan umat Islam.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Pada semua yang mendengar ini dan menyaksikan ini, berhentilah mengkriminalisasi pendiri sejati Republik Indonesia bernama umat Islam,” ujarnya dengan nada penuh tekanan.

“Berhentilah mengkriminalisasi komunitas yang menjadi representasi 87,2 persen rakyat Indonesia. Dan berhentilah mengkriminalisasi atas nama apapun juga,” lanjutnya di depan puluhan awak media termasuk hidayatullah.com.

Ormas Islam, kata dia, adalah komunitas anak bangsa. Tokoh-tokohnya pun merupakan anak bangsa di negeri ini. “Masa mau dikriminalisasi?” ujarnya. [Baca: Zaitun Rasmin Mengaku Sedih Harus Menuntut Metro TV]

Terkait Metro TV, Iqbal memaparkan, media massa merupakan pilar keempat demokrasi. Jika salah satu pilar demokrasi mengalami keruntuhan kepercayaan dari publik, resikonya adalah keruntuhan kepercayaan terhadap demokrasi.

Pernyataan resmi terkait penolakan segala bentuk kriminalisasi terhadap ormas, komunitas, tokoh, dan umat Islam di Indonesia itu, akan ia sampaikan dalam Sidang Paripurna DPD RI hari ini, Selasa (12/01/2016).

“(Ini) berdasarkan amanah resmi yang saya terima tadi (dalam rapat sebelum menghadiri jumpa pers, kemarin, Red). Saya akan bacakan secara resmi dalam Sidang Paripurna DPD RI; no criminalization for Islam!” pungkas pria yang mengaku dekat dengan Wahdah Islamiyah ini.

Diberitakan sebelumnya, 30-an Tokoh Ormas Islam Bersatu Kecam Metro TV.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Fitnah Metro TVmetro TVMetro TV Dan Wahdah Islamiyahpolitisi islamSulselterorismewahdah islamiyah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rusia Uji Coba Radar Pemantau Istanbul
Tulisan selanjutnya Anggota Komisi III DPR Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Gafatar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?