Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Investasi 300 Trilyun, Kunjungan Raja Saudi Dinilai Kuatkan Hubungan Bilateral

Ahmad
Terakhir diupdate: 25 Februari 2017 22:33 10:33 pm
Ahmad
Dipublikasikan 25 Februari 2017 22:32
Bagikan
Presiden Joko Widodo (ketiga kanan) didampingi Wamenlu A.M. Fachir (kedua kanan) menerima kunjungan kehormatan Ketua Majelis Al-Syura Kerajaan Arab Saudi Abdullah Bin Mohammed Bin Ibrahim Al-Sheikh (ketiga kiri) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (16/02/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com–Anggota Komisi I DPR RI Sukamta menilai kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud  ke Indonesia bersama dengan 1500 rombongan pada 1 Maret 2017, dinilai sangat positif, terutama untuk menguatkan hubungan bilateral kedua negara.

“Kunjungan Raja Salman dengan membawa rombongan dalam jumlah besar ini sangat positif dan perlu dioptimalkan untuk menguatkan hubungan bilateral kedua negara,” jelas Sukamta di Jakarta, Sabtu (25/02/2017) dalam rilisnya ke redaksi.

Menurut Sukamta, setidaknya ada 2 (dua) agenda besar yang dapat dibicarakan antara Indonesia dan Arab Saudi. Pertama, kunjungan Raja Salman ini harus mampu mendorong hubungan yang lebih erat antara Indonesia dengan Arab Saudi. Sehingga, dengan peningkatan hubungan bilateral ini diharapkan memiliki dampak peningkatan volume perdagangan dan investasi.

Baca: Pentingnya Kunjungan Raja Salman bagi RI dan Arab Saudi

“Saya mendengar Arab Saudi bersiap investasi senilai 300 trilyun, ini jelas sangat baik bagi Indonesia. Penguatan hubungan bilateral ini juga bisa dimanfaatkan Indonesia untuk mengusulkan solusi perlindungan TKI di Arab Saudi,” jelas Ketua Bidang Pembinaan dan Pengembangan Luar Negeri (BPPLN) DPP PKS ini.

Selain itu yang tentu diharapkan oleh ummat Islam di Indonesia, adanya tambahan kuota Haji.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Saya berharap dalam pembicaraan yang dilakukan pemerintah RI bisa mendorong adanya kesepakatan atau MOU kedua belah pihak atas 3 hal tersebut dan ini akan sangat bermakna bagi Indonesia,” ujar Sekretaris Fraksi PKS DPR RI ini.

Kedua, agenda yang tidak kalah strategis adalah menguatkan peran kedua negara dalam isu regional Asia, khususnya di kawasan dunia Islam. Sukamta memaparkan Indonesia merupakan negara berpenduduk Islam terbesar, sementara Arab Saudi dengan keberadaan Makkah dan Madinah sebagai Kota Suci Umat Islam dihormati oleh negara-negara Islam.

Baca: Kunjungan Raja Arab Saudi di Indonesia 1-9 Maret, Perkuat Hubungan Bilateral

Sehingga, Indonesia dan Arab Saudi dapat lebih memainkan memainkan peran strategis untuk mendorong upaya meredakan konflik dan ketegangan di negara-negara Islam.

“Pembicara soal ini akan sangat terkait dengan isu terorisme yang katanya akan dibahas oleh kedua negara. Selama konflik terus berjalan, akan menyuburkan tumbuhnya kelompok seperti ISIS. Maka resolusi konflik perlu diwujudkan dan saya optimis kedua negara dapat memainkan peran ini dengan baik,” kata wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Yogyakarta ini.

Menurut Sukamta, peran strategis kedua negara juga dapat dikembangkan untuk membangun masa depan dunia Islam yang mampu bersaing di tataran global.

Baca: Atase Saudi: Raja Salman ke Indonesia Atas Undangan Presiden Jokowi

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arrmanatha Nasir menilai kunjungan Raja Salman sangat bersejarah dan menjadi momentum yang sangat baik bagi Indonesia. Presiden Jokowi akan menyambut langsung kedatangan Raja Salman di Bandara Halim Perdana kusuma Jakarta.

“Selama ini pembicaraan di level regional sering didominasi pekerjaan rumah isu politik keamanan, saya kira dunia Islam perlu punya agenda setting sendiri, seperti penguatan kerjasama peningkatan sains dan teknologi, pengembangan industri, kerjasama sosial dan budaya. Ini akan lebih konstruktif membawa kemajuan,” tutup Sukamta.

Kedatangan Raja Salman dengan membawa nilai investasi sejumlah proyek infrastruktur sangat besar diperkirakan mencapai USD25 miliar atau Rp300 triliun.

Pertemuan kedua negara diharapkan menghasilkan beberapa nota kesepahaman (MoU). Di antara bidang kerja sama yang akan dikembangkan kedua negara adalah kebudayaan, kesehatan, pengembangan Islam dan wakaf, serta mempromosikan Islam lewat pertukaran dakwah.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiArab Saudi-IndonesiaArmanatha Nasirhubungan Arab Saudi-Indonesiahubungan bilateraljubir kemluKementerian Luar NegeriKemlukerja sama bilateralKunjungan Raja Salman ke IndonesiaRaja SalmanRaja Salman bin Abdulaziz
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ditentang 1000 Demonstran, Netanyahu Sebut Australia Teman Israel
Tulisan selanjutnya Putera Petinju Legendaris Muhammad Ali Ditahan, Ditanya Apa Anda Muslim?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?