Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Aliansi Mahasiswa: Musuh Kami Bukan Aparat tapi Ketidakadilan

Ahmad
Terakhir diupdate: 28 Mei 2017 07:34 7:34 am
Ahmad
Dipublikasikan 28 Mei 2017 07:21
Bagikan
Konferensi pers Aliansi Mahasiswa dan Pemuda untuk Keadilan di Jakarta, Jumat (26/05/2017), soal kekerasan kepolisian atas aksi mahasiswa.
Bagikan

Hidayatullah.com– Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Taufan Putra Revolusi Korompot menyatakan, musuh mahasiswa bukanlah aparat penegak hukum utamanya kepolisian.

Melainkan, musuh mereka adalah kesenjangan, ketidakadilan, ketimpangan pembangunan, korupsi, dan sebagainya.

“Kesenjangan, ketidakadilan, ketimpangan pembangunan, korupsi, dan sebagainya itu yang selalu kami kawal dalam gerakan kritis mahasiwa,” ujarnya dalam konferensi pers Aliansi Mahasiswa dan Pemuda untuk Keadilan yang menyoroti tindakan represif aparat keterhadap aksi-aksi mahasiswa di Jakarta, baru-baru ini.

Baca: Aliansi Mahasiswa Desak Kepolisian Hentikan Cara Represif Hadapi Aksi

Menurut Taufan, kritik yang disampaikan elemen mahasiswa justru mendukung tugas kepolisian untuk membersihkan para birokrat dan pejabat korup yang menghambat pembangunan.

Ia mencontohkan, dimana korupsi BLBI yang mengharuskan negara membayar Rp 60 triliun untuk 20 tahun ke depan. Lalu kasus korupsi e-KTP yang menelan kerugian negara hingga Rp 2,7 triliun. Belum lagi kasus Bank Century dan sebagainya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Nah, ini yang kami perjuangkan secara terang-benderang. Karena kerugian negara ini jika digunakan untuk membangun di daerah tertinggal misalnya, akan lebih bagus, bahkan mencegah gerakan separatis,” ungkapnya.

Baca: Keluarga Alumni KAMMI Tuntut Presiden Jokowi Pecat Kapolri Tito

Oleh karenanya, Taufan mengaku, menyayangkan dan mengecam tindakan represif aparat kepolisian saat menghadapi unjuk rasa dari mahasiswa dan elemen masyarakat lainnya.

Sebelumnya, kepolisian membubarkan paksa aksi peringatan reformasi yang digelar Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) di depan Istana Negara, Jakarta, Rabu (24/05/2017) lalu, yang dinilai menyisakan ironi penegakan hukum.

Sepuluh orang dari mahasiswa menjadi korban represifitas aparat dan mengalami luka berupa memar hingga jahitan.

Baca: Keluarga Alumni KAMMI Tuntut Presiden Jokowi Pecat Kapolri Tito

Aliansi Mahasiswa dan Pemuda untuk Keadilan juga terdiri dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Pelajar Islam Indonesia (GPII), Pemuda Muslimin, HIMA PERSIS, HIMA PUI, HIMMAH Al-Wasliyah, dan Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:aktivis mahasiswaAliansi Mahasiswa dan Pemuda untuk KeadilandemokrasidiskriminasiIkatan Mahasiswa MuhammadiyahKammikebebasan berpendapatkepolisianKesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesiaketimpangan hukumKetua Umum DPP IMMotoriterpenegakan hukumpolisi diskriminatifpolisi represifTaufan Putra Revolusi Korompottindakan represif kepolisianunjuk rasa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sambut Ramadhan, YDC Ulul Albab Fokus Dakwah Pinggiran
Tulisan selanjutnya Pesantren Pertanian ini Sambut Ramadhan dengan “Gerakan Mari Menanam”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Berita
2 September 2026 15:07
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Terbaru

  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?