Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

IASS: Lahirkan Para Tokoh Pejuang Kemerdekaan RI, Pendidikan Diniyah Patut Dilestarikan

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 30 Juni 2017 14:20 2:20 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 30 Juni 2017 14:20
Bagikan
pendidikan adab
[Ilustrasi] Santri di Pesantren Sidogiri Pasuruan, Jawa Timur.
Bagikan

Hidayatullah.com– Ketua Pengurus Pusat Ikatan Alumni Santri Sidogiri (PP IASS), Achmad Sa’dullah Abd Alim, mengatakan, pendidikan diniyah telah banyak melahirkan para tokoh berpengaruh yang turut andil dalam memperjuangkan kemerdekaan NKRI.

Di antaranya, sebutnya, Pendiri Nahdlatul Ulama KH Hasyim Asy’ari, Pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan, serta Pangeran Diponegoro, Panglima Besar Jenderal Sudirman, dan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) pertama Prof Dr KH Abdul Malik Karim Amrullah (Buya Hamka).

“Oleh karena itu eksistensinya (pendidikan diniyah) patut dilestarikan,” ujar Achmad  di Sidogiri, Pasuruan, Jawa Timur, belum lama ini.

Baca: Kerja Sama Sekolah-Madrasah-Pesantren Dinilai akan Menambah Jam Pelajaran Agama

Hal itu ia sampaikan menyikapi terbitnya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah yang akan diperkuat dengan Peraturan Presiden.

Ia menjelaskan, sila pertama dari Pancasila “Ketuhanan Yang Maha Esa” menyiratkan, Indonesia adalah negara yang berdasarkan agama. “Sehingga pendidikan agama wajib tetap dilestarikan,” ujarnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: Kemenag: Pendidikan Agama Sebagai Benteng Penangkal Narkoba

Di samping itu, tambahnya, UU Sisdiknas No 20 Tahun 2003 juga telah mengamanatkan untuk menyelenggarakan pendidikan keagamaan yang salah satunya adalah pendidikan diniyah.

“Pendidikan madrasah diniyah ini telah terbukti berjasa mencetak generasi bangsa yang agamis dan setia pada NKRI,” ungkapnya dalam rilisnya diterima hidayatullah.com.

IASS pun menyatakan akan terus mengawal eksistensi pendidikan agama dan diniyah, yang kata dia, sudah terbukti mampu meningkatkan nilai spiritual dan akhlakul karimah.

Diberitakan media ini sebelumnya, menurut Achmad, IASS mengambil sikap tegas menolak kebijakan pemerintah itu. Karena dinilai berpotensi kuat akan mematikan madrasah diniyah yang banyak terdapat di Indonesia.

Baca: Ikatan Alumni Santri Sidogiri Menilai, Permendikbud “Hari Sekolah” Berpotensi Matikan Madrasah Diniyah

Permendikbud “Hari Sekolah” itu, menurut IASS, juga berpotensi menghapus Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam yang dinilai justru bertentangan dengan Penguatan Pendidikan Karakter seperti yang diinginkan oleh pemerintah.

Penjelasan Kemendikbud

Sebelumnya, lansir hidayatullah.com, Kamis (15/06/2017 ), Kemdikbud menampik adanya pemberitaan yang menyebutkan bahwa Kemdikbud akan meniadakan pendidikan agama di sekolah.

Menurut Kemdikbud, upaya untuk meniadakan pendidikan agama tidak ada di dalam agenda reformasi sekolah sesuai arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy.

Baca: Penjelasan Kemendikbud Soal Pendidikan Agama di Sekolah

“Justru pendidikan keagamaan yang selama ini dirasa kurang dalam jam pelajaran pendidikan agama akan semakin diperkuat melalui kegiatan ekstrakurikuler,” ujarnya Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kemdikbud Ari Santoso.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:‘Full Day School’Achmad Sa’dullah Abd AlimAri Santosobelajar 8 jam per hariguruHari SekolahIkatan Alumni Santri Sidogirijam sekolahKemdikbudKetua PP IASSmadrasah diniyahMendikbudMenteri Pendidikan dan KebudayaanMuhadjir EffendymuridPendidikanpendidikan agama Islampendidikan karakterpendidikan nasionalPermendikbudPermendikbud Hari SekolahpesantrenPP IASSsekolahsekolah agamasekolah lima hari
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sikapi LGBT, Ketua Bidang Ekonomi Muhammadiyah Serukan Boikot Starbucks
Tulisan selanjutnya Film “Kau adalah Aku yang Lain”, Pemuda Muhammadiyah: Literasi Toleransi Kepolisian Rendah Sekali

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?