Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ini Klarifikasi Kemensos Terkait Kabar “Oknumnya Diduga Nodai HUT RI”

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 20 Agustus 2017 22:17 10:17 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 20 Agustus 2017 22:17
Bagikan
Gedung Kemensos RI di Jakarta.
Bagikan

Hidayatullah.com– Kementerian Sosial (Kemensos) menyampaikan klarifikasi atas kabar terkait dugaan oknumnya yang diwartakan melakukan penganiayaan atas panitia Simposium Nasional Kebangsaan MBI (Majelis Bangsa Indonesia) di Gedung Cawang Kencana, Cawang, Jakarta Timur, tepat pada HUT RI ke-72, Kamis (17/08/2017).

Biro Humas Kemensos Adi Wahyono MSi dengan tegas menepis kabar tersebut. Kepada hidayatullah.com, Ahad malam (20/08/2017), Adi menegaskan bahwa kabar tersebut tidak sesuai kenyataan. Ia menyesalkan adanya pemberitaan tersebut.

Adi menjelaskan, kejadian sebenarnya adalah pihak Kemensos pada hari itu, hendak melakukan pengosongan Gedung Cawang Kencana tersebut. Sebab, kata dia, gedung itu adalah milik Kemensos yang tak kunjung dikembalikan oleh pemakai/penyewanya kepada negara.

“Gedung harus dikembalikan,” tegasnya yang langsung menghubungi media ini melalui sambungan telepon.

Baca: Kemensos Akan Lakukan Terapi Psikologi terhadap Korban Prostitusi Homo

Adi mengatakan Kemensos sama sekali tidak bermaksud menodai HUT RI ke-72.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Kemensos pun membantah telah mengerahkan preman dalam upaya pengosongan itu.

Adi mengatakan, ia tidak ada hubungannya sama sekali dengan acara simposium tersebut. Ia hanya berurusan soal Gedung Cawang Kencana.

“Jadi, saya tidak ada kaitannya sama yang namanya mengganggu atau persiapan simposium. Saya enggak ngerti, Pak, urusan itu. Sama sekali saya enggak kepikiran mau ada simposium apa-apa,” tegasnya.

Kemensos membantah telah mengerahkan preman saat panitia simposium sedang melakukan persiapan gladi bersih acara itu.

Kemensos membantah dugaan pihaknya melakukan penganiayaan terhadap Fifi dan Marsekal Madya (Purn) Achmanu Arifin sebagaimana diwartakan.

Adi menegaskan ia tak mengenal Achmanu apalagi jabatannya. “Kita enggak kenal siapa di situ, jabatannya. Pokoknya semua penghuni di situ harus keluar,” ujarnya.

Diketahui, kabar tersebut sempat menjadi sorotan Komisioner Komnas HAM Maneger Nasution. “Saya juga sudah protes dengan Komnas HAM. Komnas HAM itu dalam mengeluarkan pendapatnya jangan sampai melanggar HAM orang lain gitu loh,” ungkap Adi.

Baca: Kemensos Siapkan Mobil Anti Galau untuk Remaja

Adi menjelaskan, dalam pengosongan gedung itu, bukannya membawa preman, Kemensos justru membawa aparat keamanan.

“Kalau kita menganiaya orang, kita yang ditangkap. Jadi jangan terlalu bombastis itu beritanya. Ya, kan, kita ngajak polisi, Pak, Mana mungkin kita menganiaya orang. Wong kita datangnya baik-baik. Kalau ada penganiyaan, tolong dibuktikan visum dari dokter atau apapun!” ungkapnya masih dengan nada tegas.

“Yang sebetulnya malah dianiaya itu saya. Saya didorong-dorong karena dianggap mau merebut kantor itu. Kan, aneh banget. Wong itu saya membela negara, Pak,” tambahnya.

Adi pun menyesalkan tindakan pendudukan atas Gedung Cawang Kencana yang ia sebut dilakukan oleh pengguna/yang diberi mandat sebagai penyewa gedung.

Menurut Adi, Gedung Cawang Kencana milik Kemensos. Didasarkan pada putusan Kasasi Mahkamah Agung, gedung itu harus dikembalikan ke Kemensos.

“Kita sudah hampir 1 tahun ini memberi kesempatan kepada yang dulu merasa memiliki atau mendapat mandat menyewa itu, karena uangnya tidak disetorkan ke kas negara, sehingga dipenjara itu, Pak,” ungkapnya.

Baca: Atasi Konflik, Kemensos Gulirkan Program Keserasian Sosial

Ia menjelaskan, saat ini Kemensos sedang membutuhkan banyak ruangan untuk berbagai program mereka, terutama dalam pengentasan kemiskinan.

“Dan kita membutuhkan ruangan yang layak. Lah sementara kita pun punya ruangan, punya gedung, dikuasai orang. Orangnya pindah enggak mau! Dan itu sudah 1 tahun, Pak, bahkan lebih,” ungkap Adi.

Penjelasan ini sekaligus klarifikasi kementerian yang dipimpin Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa itu atas pemberitaan hidayatullah.com sebelumnya yang berjudul Oknumnya Diduga Nodai HUT RI ke-72, Kemensos Disoroti.*

 

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Adi WahyonoBiro Humas KemensosDirgahayu RI ke-72HAMHUT RI ke-72kekerasanKemensoskemerdekaan IndonesiaKemerdekaan Republik IndonesiaKhofifah Indar ParawansaKomisioner Komnas HAMkomnas HamMajelis Bangsa IndonesiaManeger NasutionMBIMenteri SosialNKRIpancasilaPelanggaran HAMSimposium Nasional Kebangsaan MBIUUD 1945
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menag Bawa Tiga Misi ke Tanah Suci
Tulisan selanjutnya Usulan Otonomi Bangsamoro Disetujui Kongres Filipina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?