Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Situasi Belum Normal, Epidemiolog Minta Pemerintah Mudik Lebaran 2021 Tetap Dilarang

Bambang S
Terakhir diupdate: 17 Maret 2021 09:41 9:41 am
Bambang S
Dipublikasikan 17 Maret 2021 09:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Epidemiolog Griffith University, Dicky Budiman, meminta pemerintah tetap menghimbau masyarakat untuk tidak mudik di lebaran 2021. Ia mengingatkan soal situasi yang belum sepenuhnya normal.

“Larangan harus tetap ada, supaya masyarakat tau bahwa ini situasi belum normal dan harus ada 5 M itu penting, membatasi mobilitas interaksi. Bahwa nantinya masyarakat tetap ada yang mudik nanti diperkuat lagi jaring pengamannya,” kata Dicky kepada wartawan, Selasa (16/03/2021).

Dikcy mengingatkan potensi penyebaran Covid-19 dalam perjalanan yang tidak bisa dihindarkan. Untuk itu lah, dia meminta pemerintah harus merekomendasikan agar masyarakat tak melakukan berpergian.

“Pandemi kan belum berakhir, perjalanan itu akan sangat meningkatkan peluang penyebaran dan juga terinfeksi Covid-19. Oleh karena itu pemerintah harus merekomendasikan untuk menunda perjalanan dan lebih melakukan aktivitas di rumah atau ke keluarga terdekat saja, karena itu cara terbaik untuk melindungi keluarga dari virus Covid,” ujarnya.

“Sebaiknya tetap di rumah karena situasi belum teratasi dengan baik, dengan menunda perjalanan lebih memilih di rumah ini akan berkontribusi dalam mencegah potensi penyebaran,” lanjut Dicky.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Terlebih, kata Dicky ada ancaman virus Covid-19 strain baru yang lebih bahaya. Dia meminta masyarakat untuk selektif dalam berpergian.

“Apalagi ada ancaman strain baru yang cepat menular dan bisa menyebabkan kematian, saya sangat menyarankan sangat selektif untuk berpergian ini dan ada imbauan dari pemerintah,” tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memberi penjelasan terkait mudik Lebaran 2021. Pada prinsipnya, Kemenhub tidak bisa melarang.

“Hal utama dapat kami kemukakan terkait dengan mudik 2021 pada prinsipnya pemerintah melalui Kementerian Perhubungan tidak melarang,” kata Menhub Budi Karya di ruang rapat Komisi V DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (16/03/2021).

Budi menjelaskan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 terkait mudik 2021. Ia mengatakan kedua belah pihak akan melakukan pengetatan dan melakukan tracing Covid-19.

“Kami akan berkoordinasi dengan gugus tugas bahwa mekanisme mudik itu kita atur bersama dengan pengetatan dan melakukan tracing terhadap mereka-mereka yang akan bepergian,” ujarnya.*

Baca juga: What’s Next, Setelah Lebaran Usai?

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19Dicky BudimanEpidemiolog Griffith UniversityLebaran 2021Mudik 2021
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya fatwa mui Bagaimana Hukum Vaksinasi Covid-19 saat Berpuasa? MUI Keluarkan Fatwanya
Tulisan selanjutnya ICJR Sebut Dampak Buruk Mahasiswa Nyinyir ke Gibran Ditangkap, Masyarakat Jadi Takut

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?