Hidayatullah.com & Sahabat Al-Aqsha—Di Atas Mavi Marmara—Sekitar dua jam yang lalu Uni Eropa resmi menyatakan dukungannya terhadap perjalanan Freedom Flotilla menuju Gaza dan meminta pihak Israel untuk mengangkat blokadenya.
Juru bicara High Representative of the Union for Foreign Affairs and Security Policy – Vice President of the Commission Catherine Ashton mengeluarkan pernyataan berikut:
“Kami mendesak agar semua pihak yang terlibat menahan diri dan bertindak dengan penuh tanggung jawab dan mengupayakan jalan keluar yang konstruktif. Uni Eropa tetap menyatakan keprihatinan mendalam atas situasi kemanusiaan yang terjadi di Gaza. Berlangsungnya policy isolasi ini tidak bisa diterima dan secara politis juga tidak konstruktif.”
“Kami ingin menegaskan seruan Uni Eropa untuk segera dibukanya semua pintu dan jalan bagi masuknya bantuan kemanusiaan, barang-barang komersial serta manusia menuju ke dan dari Gaza, secara berkelanjutan dan tanpa syarat.”
Dukungan dari lapis tertinggi negara-negara Uni Eropa ini mengisyaratkan semakin besarnya tekanan internasional terhadap Israel untuk mencabut blokadenya atas Gaza dan membiarkan masuknya bantuan kemanusiaan yang dibawa oleh lima kapal dalam armada Freedom Flotilla.
Konfrontasi
Saat berita ini ditulis Mavi Marmara dan keempat kapal lainnya masih dalam keadaan diam menanti datangnya kapal dari Irlandia, sekitar 180 mil laut dari lepas pantai Gaza. Seorang staf senior ?HH memperkirakan bahwa konvoi akan bergerak lagi lepas tengah malam dan tiba di titik sekitar 30 atau 40 mil dari Gaza esok tengah hari – di mana kabarnya kapal-kapal Angkatan Laut ?srael sudah menghadang.
‘’Kemungkinan akan terjadi konfrontasi esok siang,’’ ujar Durmuz Aydan. [Dzikrullah, Santi Soekanto, Surya Fachrizal/hidayatullah.com]
Salurkan Bantuan Anda untuk Palestina melalui; Sahabat Al-Aqsha & Hidayatullah.com