Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Lima Palestina Tewas, 40 Terluka Terkena Rudal Israel di Gaza

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 8 April 2011 08:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sumber-sumber medis Palestina di Jalur Gaza melaporkan pada hari Kamis (7/4), lima warga Palestina tewas dan sedikitnya 40 warga, termasuk anak-anak, cedera dalam beberapa serangan udara militer Zionis Israel dan serangan darat yang dimulai pada hari Kamis siang.

Seorang pejuang dari Brigade Al Qassam, sayap bersenjata gerakan Hamas, tewas ketika tentara membombardir  kawasan Al Shouka, di Rafah, di bagian selatan Jalur Gaza. Pejuang itu diidentifikasi sebagai Saleh Al Tarabeen.

Tiga warga yang diidentifikasi sebagai Mohammad Al Mahmoum (22),  Mos’ab Al Soufy (17), dan Khaled Ad-Dabary (23), tewas ketika tentara membombardir Al kawasan Jaradat di Rafah.

Pada Kamis siang, seorang penduduk Mahmoud Al Manasra (50) tewas, dan sedikitnya lima warga, termasuk seorang anak, luka-luka ketika tentara menembakkan lebih dari 20 peluru artileri ke lingkungan Al Shijaeyya, timur Kota Gaza.

Selain itu, empat warga Palestina cedera ringan ketika tentara menembakkan tiga peluru ke Bandara Internasional Gaza di Rafah. Bandara yang dalam keadaan tidak terpakai sejak tahun 2000 itu  telah berulang kali dibombardir dan dibuldoser oleh tentara.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Tentara juga membombardir beberapa rumah di sebelah timur Khan Younis, di bagian selatan Jalur Gaza, menyebabkan kerusakan. Dilaporkan tidak ada cedera.

Satu anak terluka oleh serangan artileri Israel yang menghantam wilayah Al-Qarara, timur Khan Younis.

Angkatan Udara Israel menembakkan rudal ke sebuah kamp pelatihan yang digunakan oleh Brigade Al Qassam Hamas di Beit Lahia, di bagian utara Jalur Gaza, dan juga membombardir daerah terbuka dekat Rumah Sakit Martir Al Aqsa.

Di Gaza selatan, tentara menembakkan rudal ke sebuah ambulans lokal, menyebabkan kerusakan dan melukai pengemudi.

Sumber medis melaporkan bahwa ambulans lain terkena serangan Angkatan Udara Israel di Rafah, menyebabkan delapan warga Palestina, termasuk anak-anak, terluka.

Lima warga Palestina, termasuk wartawan, yang diidentifikasi sebagai Mohammad Al Madhoun, terluka ketika tentara membombardir tempat pelatihan dasar polisi di barat Jabalia, Gaza utara. Wartawan tersebut dilaporkan luka serius.

Seorang petani Palestina juga terluka ketika Angkatan Udara Israel menembakkan rudal ke daerah Al Waha, utara barat kota Gaza.

Beberapa serangan udara juga mengarah ke daerah timur Dir Al-Balah di Jalur Gaza tengah, Al Hawouz, dan Al Rantissi Base, utara Gaza, menyebabkan kerusakan parah pada wilayah setempat.

Di saat kunjungannya ke Kairo, Kepala Perunding Palestina, Dr Saeb Erekat, mengatakan kepada Maan News Agency bahwa ancaman dan eskalasi Israel membahayakan keamanan daerah. “Israel harus menghentikan semua pelanggaran terhadap rakyat Palestina.”

Sementara itu, juru bicara Angkatan Darat Israel, Avichai Adraee, kepada Maan mengatakan bahwa tentara sedang mengevaluasi situasi dan bisa mengambil tindakan untuk serangan skala dengan lebih besar terhadap Gaza.

Dia menambahkan bahwa “apa yang tentara lakukan sekarang hanya operasi rutin sebagai pendahuluan serangan yang lebih besar”. Mungkin akan dilakukan setelah tentara dan kepemimpinan politik di Israel mengevaluasi situasi.

Adraee lebih lanjut menyatakan bahwa gerakan Hamas bertanggung jawab atas eskalasi terbaru.

Pada Kamis, dua warga Israel, termasuk seorang siswa sekolah, terluka ketika sebuah mortir ditembakkan dari Gaza menghantam sebuah bis sekolah di Israel selatan.

Selain itu, Brigade Al Qassam Hamas menembakkan mortir ke pangkalan militer Sofa militer, di dekat perbatasan Gaza.

Brigade mengatakan bahwa serangan itu sebagai pembalasan terhadap pembunuhan atas tiga pejuang yang tewas dalam serangan udara Israel di Khan Younis, di bagian selatan Jalur Gaza.

Kepala Staf AB Israel, Benny Gantz, mengunjungi pangkalan militer dan berbicara pada penduduk setempat agar tetap tenang. Ia menambahkan bahwa “tentara akan melakukan apa saja guna menjamin keamanan mereka, bahkan bisa berarti operasi militer terhadap Gaza”.

Menteri Pertahanan Israel, Ehud Barak, mengatakan bahwa tentara bertindak terhadap serangan dan akan melakukan apa saja guna memastikan mereka berhenti.

Dia menyatakan lebih lanjut bahwa sistem Iron Dome yang dipasang untuk mencegat peluru yang ditembakkan dari Gaza sudah beroperasi, tetapi Israel tidak dapat mengklaim bahwa sistem ini telah dapat memberikan perlindungan penuh.

Pada Kamis malam, sekitar pukul 11, faksi Palestina di Gaza menyatakan gencatan senjata, sementara tank-tank Israel terlihat bergerak menuju wilayah perbatasan.*

Keterangan foto: Korban tewas dan luka warga Gaza terkena serangan militer Israel.

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tips Agar Ilmu Terus Terjaga
Tulisan selanjutnya Majlis Taklim al-Islah, KMKI dan RMI Galang Dana Tanggulangi Pemurtadan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Artikel
21 Juli 2026 07:00
MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira

Terbaru

  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?