Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Kelompok Perlawanan Palestina: Israel Tidak Mundur, Kesepakatan Gencatan Senjata Gugur

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 23 Agustus 2024 00:22 12:22 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 23 Agustus 2024 05:00
Bagikan
Pasukan Brigade Izzuddin Al-Qassam dalam aksi pengintaian
Bagikan

Hidayatullah.com – Kelompok perlawanan Palestina, Hamas dan Jihad Islam Palestina (PIJ), pada Kamis mengeluarkan sebuah pernyataan bersama yang menegaskan akan menolak kesepakatan apapun jika tidak mencakup penarikan penjajah ‘Israel’ dari Jalur Gaza.

Pernyataan bersama tersebut dikeluarkan setelah pertemuan antara Sekretaris Jenderal PIJ Ziad Nakhala dan Kepala Dewan Syura Hamas Mohammad Darwish di ibukota Qatar, Doha.

Dua gerakan perjuangan Palestina itu menekankan “perlunya menghentikan agresi dan perang yang dialami rakyat Palestina dan menghukum para pemimpin penjajah atas kejahatan yang mereka lakukan terhadap kemanusiaan.”

“Posisi perlawanan dan rakyat Palestina dalam mencapai kesepakatan apa pun adalah penghentian agresi yang komprehensif, penarikan penuh dari Jalur Gaza, dimulainya rekonstruksi, dan diakhirinya pengepungan dengan kesepakatan pertukaran yang serius,” tambah pernyataan bersama itu.

Pernyataan tersebut juga menyatakan “para pemimpin penjajah bertanggung jawab untuk membatalkan upaya yang dilakukan oleh para mediator melalui desakan mereka untuk melanjutkan agresi dan menolak apa yang telah dilakukan pada tahap-tahap sebelumnya, terutama proposal yang disetujui oleh gerakan [Hamas] pada tanggal 2 Juli.”

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Selain itu, pernyataan Hamas dan PIJ kembali menyerukan untuk pengiriman segera bantuan kemanusiaan dalam jumlah yang cukup kepada masyarakat Gaza, dan memperingatkan “konsekuensi dari hukuman kolektif yang terus berlanjut” oleh Israel.

Pernyataan bersama Hamas dan PIJ muncul ketika babak baru pembicaraan gencatan senjata – tanpa dihadiri oleh Hamas – diperkirakan akan dimulai dalam beberapa hari mendatang.

Pertemuan-pertemuan tersebut awalnya dijadwalkan pada hari Rabu di ibukota Mesir, namun ditunda hingga tanggal yang belum ditentukan.

“Pertemuan tingkat tinggi di Kairo mengenai negosiasi akan diadakan pada hari Sabtu atau Minggu. Tim negosiasi bekerja sepanjang waktu untuk menjembatani kesenjangan, termasuk file Philadelphia dengan Mesir,” kata seorang pejabat Zionis ‘Israel’ kepada Yedioth Ahronoth pada hari Kamis.

Hamas telah menolak proposal baru yang didukung oleh Amerika Serikat – yang menurut Washington telah disetujui oleh ‘Israel’ – karena gagal memenuhi tuntutan kelompok tersebut untuk gencatan senjata permanen, penarikan pasukan Israel dari Gaza, dan beberapa isu lainnya.

Tidak jelas apa saja yang ada di dalam proposal baru tersebut. Seorang pejabat Hamas mengatakan kepada Al-Sharq pada tanggal 20 Agustus bahwa proposal tersebut tidak mencakup penarikan ‘Israel’ dari Koridor Philadelpia di perbatasan Gaza-Mesir, seperti yang ditetapkan oleh Hamas.

Netanyahu sendiri mengkonfirmasi pada tanggal 20 Agustus bahwa Israel akan menolak penarikan apapun dari perbatasan Gaza-Mesir.

Sumber tersebut juga mengatakan bahwa proposal tersebut menuntut adanya mekanisme penyaringan untuk memeriksa warga Gaza yang mengungsi yang akan kembali ke jalur utara sebagai bagian dari kesepakatan – salah satu dari sekian banyak persyaratan Israel yang mempersulit negosiasi baru-baru ini.

Proposal tersebut juga tidak menjamin gencatan senjata permanen. Proposal AS menyatakan bahwa “gencatan senjata permanen akan dibahas pada tahap kedua dalam batas tertentu, dan jika Hamas tidak menyetujui tuntutan Israel, tentara akan kembali berperang dan melakukan operasi militernya,” menurut sumber tersebut.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gencatan senjataHAMASJihad Islampalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tolak Wajib Militer, Demo Yahudi Haredi di ‘Israel’ Berakhir Ricuh
Tulisan selanjutnya China Desak Warganya untuk Tinggalkan Lebanon Sesegera Mungkin

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

Berita
5 September 2026 09:34
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?