Hidayatullah.com–Presiden Otoritas Palestina Mahmud Abbas menyerukan kepada komunitas internasional agar mendukung pengakuan negara Palestina di Majelis Umum PBB pada bulan September mendatang.
Pernyataan Abbas tersebut terdapat dalam artikelnya yang berjudul “Negara Palestina yang Lama Ditunggu-tunggu” di surat kabar The New York Times, yang membahas tentang nasibnya dan keluarganya 63 tahun silam yang diungsikan oleh Israel dari kota Safed ke Syiria. Ketika itu Abbas berumur 13 tahun.
Dalam artikelnya, Abbas berusaha menyangkal keraguan akan dinyatakannya Negara Palestina. Ia mengatakan bahwa langkah tersebut memiliki nilai yang sangat besar untuk semua rakyat Palestina.
Pengakuan terhadap Negara Palestina akan membuka jalan bagi rakyat Palestina untuk meminta hak-hak mereka atas penjajah Zionis Israel di PBB dan badan-badan hak asasi manusia serta di Pengadilan Pidana Internasional.*