Hidayatullah.com–Kementerian Urusan Agama Palestina di Ramallah hari Rabu (02/11/2011) mengumumkan bahwa Raja Arab Saudi Abdullah mengundang para tahanan Palestina yang baru dibebaskan Israel untuk melakukan ibadah haji.
Menurut Mahmud Habash, sebagaimana dilansir Maan, kementeriannya berkoordinasi dengan kementerian urusan tahanan untuk mengurus hal tersebut, sehingga bekas tahanan bisa pergi ke Makkah.
Sementara itu, Perdana Menteri Palestina di Gaza Ismail Haniyah, menyampaikan terima kasih kepada Raja Saudi karena telah bersedia memfasilitasi ibadah haji bagi 477 tahanan Palestina yang baru-baru ini dilepaskan Zionis Israel.
Menurut Haniyah dalam pernyataannya, kesediaan Raja Saudi untuk memberikan perhatian dan kehormatan kepada para bekas tahanan itu bukan hal yang diluar kebiasaan. Sebab sikap Raja Abdullah sebagai pemimpin Kerajaan Saudi sudah jelas dan akan selalu berada di sisi rakyat Palestina.
Haniyah menegaskan bahwa pihaknya sedang melakukan semua prosedur yang diperlukan untuk memberangkatkan para bekas tahanan itu ke tanah suci Makkah. Demikian kantor berita Saudi SPA melaporkan, Kamis (03/11/2011)*