Hidayatullah.com–Yordania hari Kamis (03/11/2011) mengecam rencana Zionis Israel untuk menghancuncurkan akses jalan menuju kompleks Masjid Al Aqsha, dan menyebut tindakan itu akan menimbulkan konflik di Timur Tengah yang tidak berkesudahan.
“Yayasan Waqaf Yerusalem adalah pihak yang
secara hukum berhak dan berwenang atas Al Haram Al Syarif. Israel tidak berhak untuk menutup jalan penghubung itu secara sepihak,” kata Menteri Waqaf dan Urusan Islam Yordania Abdul Salam Abbadi dalam pernyataannya yang dilansir Al Arabiya.
Yordania, penjaga tempat-tempat suci Muslim di Al Quds (Yerusalem), bekerjasama dengan warga Palestina, “meminta komunitas internasional untuk menghentikan ancaman dan agresi terhadap Al Haram Al Syarif,” kata Abaddi.
“Jika (komunitas internasional) gagal, maka hal ini akan menyebabkan kerusuhan baru dan menyebabkan siklus kekerasan yang tak ada habisnya di Timur Tengah.”
Pada 25 Oktober lalu, pihak pemerinah Zionis Israel di Yerusalem mengatakan bahwa mereka telah memerintahkan penghancuran jalan akses Gerbang Al Mughrabi yang bersejarah, yang menuju ke Hait Al Buraq atau yang disebut kaum Yahudi sebagai Dinding Ratapan di sebelah barat kompleks Masjid Al Aqsha. Kawasan dinding sebelah barat Al Aqsha itu selama ini dipakai Yahudi sebagai tempat ibadah mereka.
Pada tahun 2004, jalan akses di kawasan itu dibangun untuk menggantikan jalan sebelumnya yang runtuh. Jalan tembus tersebut dipergunakan oleh para turis yang ingin mengunjungi kawasan Al Haram Al Syarif dan pasukan Zionis jika mereka ingin memasuki lapangan di sekitar Masjid Al Aqsha.
Perintah penghancuran dikeluarkan pemerintah Israel di Al Quds kepada Yayasan Pusaka Dinding Barat yang dikelola Yahudi. Lembaga itu diperintahkan untuk menghancurkan konstruksi lama dalam waktu 30 hari dan membangun yang baru.
Menurut Abaddi, pihak Yayasan Waqaf siap memperbaiki jembatan kayu di tempat itu atau membuat jembatan kayu yang baru.
Abbadi menegaskan, tujuan Zionis Israel menghancurkan jembatan kayu yang menjadi akses ke kompleks Al Haram Al Syarif adalah bagian dari rencana Yahudi untuk menguasai tempat suci itu.*
Keterangan foto: Jembatan kayu di depan Gerbang Mughrabi yang bersejarah menuju kompleks Al Haram Al Syarif (tempat Masjid Al Aqsha dan Kubah Al Shakhrah berada) akan dihancur Zionis Israel.*