Hidayatullah.com–Lembaga Islam-Kristen untuk Pembelaan Al-Quds dan Tempat Suci, Hari Senin (10/09/2012) mengingatkan rencana Zionis-Israel yang akanmenggusur peninggalan bersejarah masa kekhalifahan Umawiyah dan Abbasiyah di gerbang komplek Wadi Hulwa-Silwan, Selatan Masjidil Aqsha.
Dikutip Information Palestine Centre (PIC), lembaga tersebut menyebutkan, Zionis-Israel berupaya merealisir rencana besarnya menjadikan Al-Quds sebagai kota Yahudi dengan mengubah simbol Arab dan menghapus sejarah dan peradabannya.
Rencana penggusuran peninggalan di gerbang Silwan ini termasuk rangkaian penggusuran yang digelar Israel di sejumlah kawasan untuk menegaskan klaim Israel di kota Al-Quds dan membangun kuil mitos di atas puing-puing peradaban Islam.
Penjajah Zionis-Israel mengklaim terungkapnya fakta-fakta Yahudi dan cerita Talmud di kawasan tersebut. Lembaga Islam menyerukan untuk membongkar dan membantah klaim Zionis-Israel, di mana kota Al-Quds saat ini menjadi target penggalian dan perayaan Yahudi terus menerus.
Lembaga itu mendesak masyarakat internasional dan segenap lembaga yang peduli terhadap warisan sejarah untuk melakukan intervensi mengungkap kepalsuan klaim Zionis-Israel dan mengungkap realitas fakta di forum internasional, untuk melindungi peninggalan sejarah dan peradaban yang terus digusur dan dihancurkan penjajah Israel.
Lembaga ini juga mengutuk klaim palsu Zionis yang sebelumnya menyebutkan adanya kedustaan penemuan telaga besar di bagian barat Masjidil Aqsha yang katanya berasal dari jaman kuil mitos.
Terkait hal ini, Lembaga Islam-Kristen mengutuk keputusan Knesset Israel yang berupaya menerapkan UU terkait pembangunan Israel di komplek Bustan Silwan, Selatan masjidil Aqsha.
Serang Masjid Al-Aqsha
Sementara itu, sebelumnya, Hari Ahad siang (09/09/2012) puluhan pemukim ilegal Yahudi dan sejumlah agen intelijen menyerang masjid Al-Aqsha.
Yayasan Wakaf dan Warisan Al-Aqsha dalam pertanyataannya menyebutkan bahwa sekitar 30 pemukim ilegal Yahudi dan sejumlah agen intelijen itu juga datang bersama 1.200 orang turis.
Dalam pernyataannya, seperti dikutip dari kantor berita PIC, orang-orang ‘Israel’ itu juga berencana menggelar ritual Talmudik di tembok Al-Buraq pada Senin (10/09/ 2012) ini.
Acara tersebut akan dihadiri juga oleh para rabi dari sejumlah permukiman ilegal Yahudi di Tepi Barat. Ribuan partisipan diharapkan hadir dalam ritual itu.
Yayasan juga menyebutkan bahwa organisasi pemukim Yahudi, Elad berencana merancang, ‘tur religi’ ke wilayah Silwan dan terowongan-terowongan di bawah masjid Al-Aqsha.*