Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Mesir dan Zionis Berkolaborasi Tekan Gaza

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Januari 2015 21:29 9:29 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Januari 2015 21:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pihak zionis-israel memperkirakan, aliansi strategis antara Kairo dan Tel Aviv akan memperkuat tekanan terhadap Gaza. Para jenderal Mesir tidak menyukai gerakan Hamas, seperti halnya kolega zionis mereka, demikian dikutip PIC.

Karena itu kedua pihak terus berkordinasi menekan Gaza, dan makin memperketat blokade Gaza, termasuk memperketat blokade di perlintasan Rafah, sehingga jalur barang menuju Gaza terutama untuk rekonstruksi mengalami hambatan besar.

Sebab utama kebekuan ini adalah sikap Kairo yang menekan Gaza, karena mereka tak memiliki kepentingan untuk mengurangi blokade terhadap Hamas, yang mereka tuduh berada di balik organisasi jihad di Sinai.

Beberapa hari mendatang, militer Mesir selesai menggusur rumah-rumah di sepanjang 500 meter di perbatasan Gaza, untuk membangun kawasan isolasi di Rafah, guna menutup semua terowongan yang menghubungkan dua kota Mesir dan Palestina.

Dalam konteks ini, para pengamat di Israel tengah mempelajari kedekatan hubungan antara Qatar dan Mesir, dan dampaknya terhadap lingkungan Palestina, terutama Hamas.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Kedekatan ini bisa berdampak baik bagi proyek rekonstruksi Gaza. Sementara Israel khawatir adanya realitas baru terkait kembalinya normalisasi antara Brigade Al-Qassam dan militer Iran, yang bisa menciptakan suasana baru di kawasan.

Beragam peristiwa terbaru berupa perubahan strategi bisa mengubah kendali “Israel” di kawasan.

Di samping berdampak baik bagi arah gerakan Hamas. Kecil kemungkinan jika Qatar membuat langkah yang bertentangan dengan Hamas, pasca kedekatan Qatar dengan Mesir.

Hal ini karena Presiden As-Sisi sebagai pihak yang mengajukan rekonsiliasi dengan Qatar, dan memberhentikan kepala intelijen Mesir, Muhammad al Tihami yang bersikap keras kepada Hamas.

Kedekatan hubungan antara Hamas dan Qatar tak akan mengganggu rezim Mesir.

Tujuan utama dari rezim Mesir adalah menghadapi gerakan Al Ikhwan al Muslimun. Sementara kedekatan Mesir dan Qatar tak akan mengurangi kerjasama Jenderal As Sisi dengan zionis-israel.

Sehingga kedepan, Mesir dan Israel bisa jadi lebih meningkat, dan kebijakan Mesir di Sinai sudah sesuai dengan kepentingan Israel. Capaian terbesar yang dilakukan As-Sisi adalah menutup terowongan yang menghubungkan Sinai dan Gaza.

Di lain pihak, Israel paham bahwa ketidaksukaan As-Sisi terhadap Hamas, membuat PM Benyamin Netanyahu menetapkan sejumlah syarat saat mengakhiri agresi militernya ke Gaza.*

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazaHAMASisraelKairoMesirtel avivZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengadilan: Pria Jerman Berhak Kencing Berdiri, Siap-siap Bertengkar
Tulisan selanjutnya Presiden Yaman Mundur Setelah Tekanan Kelompok Syiah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Feature
13 Juli 2026 06:38
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?