Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Pernyataan Abbas tentang Hak Pulang Dikecam Rakyatnya

Insan Kamil
Terakhir diupdate:
Insan Kamil
Dipublikasikan 5 November 2012 03:56
Bagikan
Rakyat Gaza berpawai memprotes Presiden Mahmoud Abbas/Foto: AP.
Bagikan

Hidayatullah.com–Pernyataan Presiden Palestina Mahmoud Abbas dalam satu wawancara dengan stasiun TV Israel, Channel 2, memicu protes warga Palestina, terutama yang berada di Jalur Gaza yang dikuasai HAMAS.

Sabtu (3/11/2012) ratusan pendukung HAMAS turun ke jalan di Jalur Gaza dengan meneriakkan slogan anti-Abbas dan mendukung hak sejarah orang Palestina untuk pulang dan membakar gambar Presiden Palestina tersebut.

“Saya adalah pengungsi Palestina dari Safad (yang sekarang menjadi kota di Israel utara). Saya sangat ingin berkunjung ke sana tapi saya tak ingin tinggal di sana. Semua yang kami ingin adalah mendirikan negara Palestina merdeka di wilayah yang diduduki Israel pada 1967 dengan Jerusalem Timur sebagai ibukotanya,” kata Abbas.

HAMAS dan faksi lain, bahkan tokoh dan pemimpin Fatah, mengecam pernyataan Abbas itu dan menganggapnya sebagai memberi konsesi baru kepada Israel yang melucuti hak pengungsi Palestina di wilayah Palestina dan di seluruh dunia untuk pulang ke kota kelahiran mereka di Israel.

Pada 1948, tak lama sebelum negara Yahudi dibentuk, ribuan orang Palestina dipaksa meninggalkan kota kecil dan desa tempat tinggal mereka.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Sejak itu mereka telah dipandang PBB sebagai pengungsi. Kebanyakan orang Palestina berkeras ingin pulang ke tanah kelahiran nenek moyangnya itu.

HAMAS mengecam Abbas karena menganggap tanah Palestina hanya sebagai tanah yang diduduki oleh Israel pada 1967, terutama Tepi Barat Sungai Jordan, Jalur Gaza, dan Jerusalem Timur, demikian laporan Xinhua.

“Orang seperti Abbas yang memberi konsesi mengenai hak pulang, mesti berhenti mewakili dan memerintah rakyat Palestina,” kata HAMAS. “Semua orang Palestina dan pemimpinnya menyatakan hak pulang adalah hak yang tak bisa dihapus siapapun.”*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Uskup Tawadros Jadi Paus Koptik Ke-118
Tulisan selanjutnya Hati-hati “Intel” Berkedok Aktivis Islam di Facebook

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?