Hidayatullah.com – Dua warga Palestina kembali syahid di Tepi Barat pada hari Senin, menjadikan jumlah korban akibat penembakan ‘Israel’ di wilayah pendudukan sejak dimulainya konflik di Gaza saat ini menjadi 122 orang, demikian pernyataan Kementerian Kesehatan.
Kementerian mengatakan seorang pria berusia 23 tahun ditembak mati oleh pasukan Israel di pintu masuk kota Yata, sebelah selatan kota Hebron.
Kematian tersebut terjadi dalam bentrokan antara warga Palestina dan pasukan ‘Israel’, yang menggunakan peluru tajam dan gas air mata, menurut para saksi mata.
Seorang warga Palestina lainnya meninggal dunia akibat luka-luka yang dideritanya dalam sebuah serangan yang dilakukan oleh pemukim Yahudi ‘Israel’ di dekat kota Ramallah pekan lalu, kata Kementerian Kesehatan.
Dilansir Anadolu (30/10/2023), pada Senin dini hari, pasukan ‘Israel’ membunuh empat warga Palestina dalam sebuah serangan militer di kota Jenin.
Ketegangan telah meningkat di seluruh Tepi Barat di tengah-tengah kampanye pengeboman besar-besaran ‘Israel’ di Jalur Gaza yang diblokade.
Sedikitnya 122 warga Palestina di wilayah pendudukan telah terbunuh dan 1.680 lainnya ditahan oleh tentara Israel sejak 7 Oktober, menurut data Palestina.
Tentara Israel telah memperluas serangan udara dan daratnya di Jalur Gaza, yang telah berada di bawah serangan udara tanpa henti sejak serangan mendadak oleh kelompok Palestina Hamas pada 7 Oktober.
Jumlah korban jiwa di Gaza telah mencapai 8.306 warga, sementara di pihak Zionis sekitar 1.538 orang telah tewas.*