Hidayatullah.com–Gerakan Islam di wilayah Palestina terjajah tahun 1948 hari Senin (04/03/2013) menggalang aksi demonstrasi di depan Kedubes Amerika di kota Tel Aviv untuk memprotes niat Presiden Amerika Barrack Hussein Obama melakukan kunjungan di Masjid al Aqsha dalam rangkaian kunjungan yang dijawalkan dia lakukan dalam beberapa hari mendatang ke kawasan.
Sebagaimana dikutip Palestine Information Centre (PIC), para demonstran mengibarkan bendera hijau dan foto-foto para tawanan Palestina yang mendekam di dalam penjara-penjara Zionis.Selain itu, mereka juga meneriakkan slogan-slogan yang menyerukan membela al Aqsha dan agar pemerintah Amerika menghentikan kebijakannya yang memihak kepada entitas Zionis dan yang lainnya.
Ketua Gerakan Islam di dalam wilayah Palestina terjajah 1948, Syeikh Raid Shalah dalam pernyataan pers hari Senin mengatakan, “Demonstrasi ini dilakukan setelah ada kabar yang menyebutkan niat Presiden Amerika Barrack Obama masuk ke kota al Quds dan masjid al Aqsha selama kunjungan yang akan dilakukan dalam waktu dekat.”
“Tindakan ini bila benar terjadi, mengukuhkan dan mentahbiskan legalitas batil bagi penjajah Zionis di masjid al Aqsha, sekaligus mendeklarasikan permusuhan kepada umat Islam, dunia Arab dan bangsa Palestina. Karena persoalan al Quds dan masjid al Aqsha bukan hanya persoalan Palestina semata namun merupakan persoalan Islam dan Arab,” ujarnya lagi.
Seperti diketahui, pasca terpilih kembali menjadi presiden AS, Obama telah menjadwal kunjungan ke Israel bulan ini.
Namun sebelumnya, sayap pejuang Hamas sempat menyebut jika kunjungan Obama itu menjadi kenyataan maka peristiwa itu adalah bencana diplomatik.
Dalam pernyataannya bulan lalu Hamas mengatakan jika Obama mengunjungi Masjid Al-Aqsha di wilayah yang dijajah negeri Zionis itu maka itu akan lebih membahayakan ketimbang memindahkan kantor kedutaan suatu negara ke Yerusalem.*