Hidayatullah.com–Penjajah Zionis-Israel telah memutuskan menutup Masjid Ibrahimi Hebron pada malam ke 27 Ramadhan dan melarang kaum Muslimin memasukinya, padahal di malam itu kaum Muslimin tengah menggapai lailatul qadar. Dalih penutupan untuk memberikan kesempatan bagi pemukim yahudi merayakan salah satu hari raya keagamaan mereka.
Dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC), Kepala Departemen Wakaf Hebron, Taisir Abu Sinina menjelaskan, penjajah Zionis menyampaikan rencana penutupan Masjid Ibrahimi secara penuh pada pada hari Senin.
Dikutip Taisir Abu Sunainah, sebelumnya, Zionis juga telah menyampaikan niatnya tersebut kepada jama’ah shalat. Zionis beralasan, para pemukim Yahudi akan melaksanakan hari raya Ailul, khas agama Yahudi.
Ia mengisyaratkan, aksi ini menutup Masjid Al-Ibrahimi bagi jama’ah shalat kaum Muslimin bertepatan dengan malam lailatul qadar yang sangat dicari kaum Muslimin pada bulan Ramadhan, yang insya Allah akan terjadi pada Ahad depan.
Zionis terbiasa menutup Masjid Ibrahimi dan sekitarnya selama 10 kali setiap tahunnya, dengan dalih untuk kepentingan hari raya Yahudi, dan melarang kaum Muslimin memasukinya maupun menghalangi warga Yahudi dan pemukim Zionis.*