Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Acara Televisi ‘Israel’: Ingin Boikot ‘Israel’ Berhenti, Hentikan Penjajahan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Januari 2014 21:25 9:25 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Januari 2014 21:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | Sahabat al Aqsha | 972Mag–Pada hari Sabtu malam, Channel 2 News, program televisi ‘Israel’ yang paling banyak ditonton dan paling berpengaruh, menyiarkan tema mengenai boikot terhadap ‘Israel’. Tema tersebut disiarkan selama 16 menit pada jam 8 malam di acara dengan rating tertinggi.

Hal mengesankan dari siaran tersebut selain durasinya yang panjang dan mencolok, juga tidak menyalahkan gerakan boikot.

Justru, Dana Weiss, sang pembawa acara, mengatakan bahwa tindakan boikot terhadap ‘Israel’ menyebar dengan cepat karena penjajahan ‘Israel’. Sehingga menurut Weiss, satu-satunya solusi menghentikan boikot terhadap ‘Israel’, yang semakin terasa dampaknya bagi ‘Israel’, adalah dengan menghentikan penjajahan.

Di antara bintang tamu yang hadir, manajer Shamir Salads, mengatakan ia merugi sebanyak 115.000-143.000 dolar sebulan sejak boikot produk ‘Israel’ terjadi di Palestina dan Eropa. “Menurut saya, boikot ini akan menyebar dari Tepi Barat ke tempat-tempat lain.”

Kesaksian paling dramatis diungkapkan oleh Daniel Reisner, seorang pengacara firma hukum Herzog Fox Neeman yang memberi saran kepada ‘korban’ dari pemboikotan produk ‘Israel’.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Menurut Reisner, “Perusahaan yang menjadi ‘korban’ pemboikotan berlaku bagaikan korban pemerkosaan. Mereka tidak mau siapa pun tahu kondisi mereka. Banyak bisnis di ‘Israel’ yang kehilangan kontrak dan investor asing karena kampanye boikot yang semakin menyebar.”

Prof. Shai Arkin, wakil presiden riset dan pengembangan Universitas Hebrew, mengatakan bahwa beasiswa bagi mahasiswa ‘Israel’ banyak yang ditolak universitas asing karena di resume mereka tertulis pernah tergabung dalam militer ‘Israel’.

Ketika Weiss bertanya kepada duta besar Uni Eropa di ‘Israel’, Lars Faaborg-Andersen, “Jika ‘Israel’ mengubah kebijakannya, apakah boikot ini akan berakhir?” Duta besar Uni Eropa itu menjawab, “Ya. Ini adalah tentang kebijakan ‘Israel’. Jika penjajahan terus meluas, ‘Israel’ akan semakin terisolasi.” *

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Akankah Jenewa 2 Berhasil?
Tulisan selanjutnya Obama: Ngisap Ganja Tak Lebih Bahaya dari Nenggak Miras

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’

Berita
20 Oktober 2026 13:59
Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Jihad Santri di Era Modern

Terbaru

  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?