Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Al Jazeera Mengutuk Kampanye Hasutan Kelompok Fatah di Tepi Barat

Ahmad
Terakhir diupdate: 25 Desember 2024 17:37 5:37 pm
Ahmad
Dipublikasikan 25 Desember 2024 18:59
Bagikan
Pasukan Fatah yang berafiliasi Otoritas Palestina yang berpihak pada penjajah Israel menangkapi pejuang Palestina
Bagikan

Hidayatullh.com—Kelompok Gerakan Pembebasan Nasional Palestina (FATAH) telah melarang Jaringan TV Al Jazeera untuk membuat laporan dari wilayah Jenin. Al Jazeera Media Network telah mengutuk “kampanye hasutan” yang diprakarsai oleh kelompok sekuler yang didukung zionis – ‘Israel’  di Tepi Barat yang diduduki terhadap jaringan TV tersebut dan para jurnalisnya, khususnya terhadap koresponden Mohamad Atrash.

Jaringan tersebut dalam sebuah pernyataan mengatakan kampanye “menyedihkan” tersebut diluncurkan karena meliput bentrokan antara Pasukan Keamanan Nasional Palestina dan pejuang perlawanan Palestina di Jenin.

Hal ini terjadi setelah FATAH, yang mengendalikan Otoritas Palestina (OP), mengumumkan larangan operasi Al Jazeera di wilayah Jenin karena liputannya tentang penggerebekan yang terus dilakukan oleh pasukan keamanan OP terhadap para pejuang Palestina di Jenin.

“Jaringan tersebut telah dan tetap menjadi platform untuk Opini dan Opini Lain dan profesional dalam liputannya yang kredibel dan tidak memihak. Al Jazeera telah berhasil mempertahankan profesionalismenya selama meliput berbagai peristiwa yang terjadi di Jenin,” kata jaringan tersebut dalam sebuah pernyataan.

“Suara perlawanan Palestina dan Juru Bicara Pasukan Keamanan Nasional Palestina selalu hadir di layar Al Jazeera,” lanjut pernyataan tersebut.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Al Jazeera selanjutnya menunjukkan bahwa kampanye semacam itu dapat membahayakan korespondennya.

“Jaringan tersebut meminta pertanggungjawaban FATAH, Pasukan Keamanan Nasional Palestina, dan lembaga terkait Otoritas Palestina atas segala kerugian yang mungkin menimpa Mohamad Atrash atau jurnalis Al Jazeera mana pun di Tepi Barat yang diduduki.”

FATAH mengklaim Al Jazeera memainkan “peran berbahaya” dengan liputannya tentang bentrokan tersebut, yang menyebarkan “perselisihan” dan pertikaian internal antara faksi-faksi Palestina, menurut sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh media Roya News berbasis di Yordania hari Senin.

Kelompok itu juga menghimbau warga Palestina di seluruh wilayah yang diduduki untuk tidak melakukan transaksi apa pun dengan jaringan tersebut.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gerakan FatahGerakan Pembebasan Nasional PalestinaIsrael.TV Al Jazeera
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Safron, Rempah Termahal di Dunia, Punya Banyak Manfaat
Tulisan selanjutnya NASA Membuat Sejarah Terbang Paling Dekat dengan Matahari

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?