Hidayatullah.com—Komandan pasukan elit penjajah Golani, Kol. Ghassan Alian mengakui bahwa pertempuran si Syaja’iyah merupakan pertempuran yang cukup berat dan ia mengaku memperoleh pelajaran dari persitiwa itu, demikian kutip ynetnews.com (8/3/2014).
“Di Shajaiyah kami temui musuh yang paling kompleks. Selama pertempuran, sayangnya, kami juga memiliki korban dan tidak sedikit yang luka-luka,” kata Ghassan Alian.
Insiden paling serius di Syajaiyah adalah serangan yang menewaskan tujuh tentara, ketika kendaraan pengangkut militer (APC) mereka masuk jebakan para pejuang Gaza dan meledak karena ranjau.
Balajar dari peristiwa Syajaiyah
Menurut Alian, “Belajar dalam pertempuran berarti kita meningkat dari satu tahap ke tahap berikutnya. Fakta bahwa dari pihak brigade jatuh korban jiwa dan luka-luka hanya memberi kami motivasi lebih dan daya juang. Anda bisa mengatakan bahwa pada malam itu (serangan pada APC), bahkan dengan harus mengobati beberapa luka – brigade terus berupaya maju untuk memenuhi misinya “.
Ghassani Alian sendiri termasuk dari mereka yang menderita luka-luka karena sergapan para pejuang Palestina di Syajaiyah.*