Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Boikot Produk Israel Meningkat Pasca Agresi Gaza

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Agustus 2014 14:58 2:58 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Agustus 2014 14:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pasca serangan penjajah Israel ke Gaza yang telah mengakibatkan hampir 2000 orang gugur membuat warga Gaza semakin berhati-hati menggunakan produk negara Yahudi dan pendukungnya.

“Kami tak ingin ada produk zionis di rumah kami,” ujar  Muhammad Shawafita dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC), Selasa (05/08/2014).

Keputusan ini merupakan keputusan yang diambil pasca agresi zionis ke Gaza, ia tidak ingin mendanai peluru zionis dan artilerinya lewat konsumsi produk zionis.

Sebelum agrezi zionis ke Gaza, Shawafita tidak yakin terhadap seruan boikot produk Israel, dan selalu mengabaikannya.

Namun melihat pembantaian yang dilakukan zionis Israel di Gaza, saya yakin terlibat dalam membunuh anak-anak di Gaza dengan membeli produk Israel.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Shawafita menyerukan kepada segenap elemen bangsa Palestina, Arab dan relawan internasional untuk memBoikot ekonomi zionis Israel.

Serangan penjajah Israel ke Gaza terakhir telah menciptakan keyakinan penuh bahwa membeli produk Israel termasuk melibatkan diri dalam membunuh anak-anak, para wanita dan menghancurkan identitas Palestina.

Hal itu dinyatakan seorang warga lainnya, Munjid Abu Iwad, bahwa ia telah bertekad untuk memBoikot produk Israel sejak pekan pertama agresi zionis ke Gaza.

Abu Iwad berharap boikot produk Israel dilakukan segenap elemen Palestina, sehingga tak ada lagi yang membeli produk zionis Israel.

Jika pun terpaksa tak ada alternative produk dalam negeri, maka diusahakan untuk membeli produk negara sahabat, dan tetap memboikot produk Israel.

Gerakan pemboikotan produk Israel tidak hanya terjadi di Tepi Barat, saat ini segenap elemen Palestina termasuk para pegiat dunia maya, para pemuda menyerukan untuk memboikot produk-produk Israel.

Khalid Manshur, pegiat aksi boikot produk Zionis-Israel menyatakan, produk Israel menempati nomor dua setelah produk Amerika yang mendominasi pasar Palestina, yang mencapai 3 milyar USD, artinya jika tidak memboikot produk Israel, sama artinya dengan mendukung anggaran penjajah Israel, termasuk militernya yang membantai rakyat Palestina.

Ditambahkannya, kesuksesan aksi Boikott produk Israel, secara otomatis akan memukul perekonomian zionis, dan menghidupkan perekonomian Palestina, serta membuka lapangan kerja bagi ribuan warga Palestina.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Palestina DiserangyahudiZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya GNB Serukan Mahkamah Internasional Adili Pejabat Zionis
Tulisan selanjutnya Mantan Jenderal Israel sebut Hamas Makin Kuat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?