Hidayatullah.com–Sumber-sumber Zionis Israel mengungkapkan bahwa militer penjajah Zionis telah membangun kota terowongan di dalam pangkalan militer di wilayah selatan Palestina terjajah tahun 1948, untuk melatih prajuritnya menghadapi perang terowongan yang ada di Jalur Gaza.
Saluran TV2 Israel mengatakan, hari Sabtu (13/12/2014), mengungkapkan dahulu militer Israel bergantung pada model yang sama seperti terowongan yang ada di pangkalan Elyakim di wilayah utara, namun saat ini diputuskan membangun kota terowongan di pangkalan militer Nahal di selatan untuk latihan menghadapinya pejuang Hamas.
Menurut TV2 Israel, pembangunan ini dilakukan setelah militer mengetahui pentingnya dan jumlah terowongan yang saling terhubung di bawah Jalur Gaza.
Karena itu dibuatlah terowongan-terowongan yang mirip dengan di Jalur Gaza agar para prajurit penjajah Israel merasa seakan mereka di bawah tanah di kedalaman yang besar.
“Kota baru ini berada di atas permukaan tanah, namun prajurit merasa seakan di dalam terowongan yang dalam. Karena itu benar-benar dilakukan latihan di dalamnya,” terangnya dikutip PIC.
Koamndan pasukan di pangkalan militer Nahel mengatakan bahwa agresi Zionis ke Jalur Gaza mengajarkan kepada prajurit penjajah untuk bekerja dalam kondisi seperti itu sebagai tantangan khusus.
“Ketika Anda masuk terowongan Anda merasa dalam keadaan tegang dan tidak yakin dengan apa yang akan Anda hadapi, apakah Anda akan terkena ledakan bom ataukan anda akan menghadapi penculikan oleh teroris,” imbuhnya.
“Namun latihan dalam lingkungan seperti ini memberikan manfaat kepada prajurit di lapangan dan memberinya pengalaman tambahan untuk menghadapi kenyataan dan kondisi terowongan dan karakternya. Kami tahu bahwa tantangan yang kami hadapi dalam perang ini adalah terowongan, karena itu mulai latihan di dalam terowongan seakan dia ada secara nyata,” ujarnya.*