Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

1 dari 4 Warga ‘Israel’ Kesulitan Ekonomi dan Terancam Miskin

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 20 Desember 2024 09:47 9:47 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 20 Desember 2024 10:00
Bagikan
Akibat perang Palestina-Israel, ratusan ribu warga 'Israel' menjadi pengangguran
Bagikan

Hidayatullah.com – Jutaan pemukim ‘Israel’ yang menjajah tanah Palestina terancam mengalami kemiskinan menurut laporan Latet, organisasi kemanusiaan setempat.

Daftar isi
  • Perang ‘Israel’ menciptakan kemiskinan
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Laporan kemiskinan alternatif tahunan 2024 Latet merinci jumlah keluarga dan individu ‘Israel’ yang hidup dalam kemiskinan.

Sekitar satu juta pemukim ‘Israel’ menghadapi kesulitan membayar iuran dan tagihan utama mereka. Tak hanya itu kondisi ekonomi ‘Israel’ memperparah keadaan mereka yang memburuk seiring dengan perang yang telah memasuki bulan ke-14.

Akibatnya, 678.200 keluarga (22,3%) dan 2.756.000 individu (28,7%) bergelut dengan kemiskinan, termasuk 1.240.000 anak-anak (39,6%).

Latet menemukan bahwa situasi ekonomi telah memburuk bagi 65% penerima bantuan, dan bagi 32,1% masyarakat umum ‘Israel’ selama satu tahun terakhir. Selain itu, anak-anak dari keluarga penerima bantuan telah sangat terdampak oleh perang: 44,6% dalam hal prestasi akademik dan 46,7% dalam kondisi psikologis mereka.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Sedangkan untuk lansia, 52,6% dari mereka yang didukung oleh pemerintah menderita kemiskinan yang parah, sementara lebih dari sepertiganya (34,8%) mengalami kerawanan pangan yang parah.

Selain itu, 84,8% penerima bantuan menderita kekurangan energi, 68,6% melaporkan bahwa kesehatan mental mereka buruk, dan 70,8% tidak dapat membeli obat-obatan dan perawatan medis yang diperlukan. Selain itu, pengeluaran bulanan keluarga penerima bantuan adalah 1,7 kali lebih tinggi dari pendapatan rata-rata mereka.

Sementara itu, 94,2% organisasi bantuan makanan tidak menerima bantuan dari pemerintah untuk memenuhi kebutuhan yang timbul akibat perang, dan 70,9% melaporkan adanya penurunan sumbangan.

Situs Srugim Israel menetapkan bahwa biaya hidup minimal di “Israel” diperkirakan mencapai 5.355 shekel (Rp 23,8 juta) per individu dan 13.617 shekel (Rp 60 juta) per keluarga, sementara sebagian besar keluarga yang didukung jauh dari mencapai ambang batas ini.

Perang ‘Israel’ menciptakan kemiskinan

Ekonom Jacques Bendelac sebelumnya mengatakan bahwa selama dua puluh tahun terakhir, “Israel” sangat bergantung pada konsumsi kredit. Namun, keluarga-keluarga pemukim tidak mampu melunasi utang dan pinjaman mereka, terutama di tengah situasi saat ini.

Dia memperingatkan bahwa biaya hidup yang tinggi, dikombinasikan dengan perlambatan ekonomi, akan “tak terelakkan lagi akan meningkatkan kemiskinan.” Organisasi-organisasi kemanusiaan telah menyaksikan peningkatan permintaan akan layanan mereka, dengan munculnya individu-individu baru di jalur distribusi makanan.

Sebagai contoh, di tempat parkir pusat perbelanjaan di Rishon Lezion, LSM Pitchon-Lev, atau “Open Heart,” menyediakan keranjang buah, sayuran, dan daging secara gratis dua kali seminggu. Pendirinya, Eli Cohen, menyatakan bahwa sejak perang dimulai, organisasi ini telah melipatgandakan kegiatannya, dan kini telah membantu hampir 200.000 keluarga di seluruh wilayah pendudukan.

Penerima manfaat baru termasuk “individu-individu muda, keluarga dengan suami yang bertugas sebagai tentara cadangan, banyak mantan donor, dan semua orang yang dievakuasi dari pemukiman utara karena penyalaan front utara.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelkemiskinankrisis ekonomiPerang Palestina-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tentara Suriah di Irak Dapat Jaminan, Ribuan Tentara Rezim Suriah akan Dipulangkan dari Irak
Tulisan selanjutnya Rusia Bantu Evakuasi 4.000 Tentara Iran dari Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?