Hidayatullah.com–Yayasan Wakaf Al Aqsha dalam laporannya hari Kamis (01/01/2014) menyebutkan penjajah Israel dan semua organisasi pendukungnya telah melakukan 84 kali penodaan tempat suci di Palestina selama tahun 2014.
“Penjajah zionis dengan semua organisasi pendukungnya selama 2014 lalu telah melakukan 84 kejahatan dan penodaan tempat suci dan wakaf milik umat Islam dan juga Kristen di wilayah Palestina 48, Tepi Barat dan al Quds,” demikian pernyataan terbaru dikutip PIC.
Di bawah ini data yang dirilis Yayasan Wakaf Al Aqsha:
-Zionis telah melakukan 30 kejahatan terhadap masjid,
-21 kejahatan terhadap pemakaman Islam,
-6 kejahatan terhadap tempat suci umat Kristen,
Juga kejahatan beragam lainnya, antara lain;
-Larangan mengumandangkan adzan di Masjid Ibrahimi kota Hebron sebanyak ratusan kali dan ratusan waktu shalat (10 kali dalam sebulan).
-Penggusuran 73 masjid secara total,
-Perusakan 197 masjid,
-Perusakan 1 gereja, saat agresi zionis ke Gaza,
Yayasan Wakaf Al Aqsha juga menyebutkan, kejahatan zionis terhadap tempat suci antara lain pembakaran seluruh atau sebagian masjid, penggusuran seluruh atau pengrusakan masjid, penulisan kata-kata rasial dan ungkapan celaan di dinding masjid atau di gereja Kristen, kejahatan pengrusakan pemakaman Islam dan Kristen, penulisan ungkapan rasial di pemakaman, penyerbuan tempat suci umat Islam, penodaan wakaf dan pemakaman, upaya penyitaan dan aksi yahudisasi terhadap tempat suci.
Pembakaran Masjid
Yayasan Al Aqsha juga mencatat 5 pembakaran masjid disertai ungkapan rasial di masjid tersebut.
1. Dilakukan di Masjid Ali bin Abi Thalib di Deir Istiya, Selfit Tepi Barat
2. Masjid Abu Bakar Siddiq di Umm Fahm Palestina 48
3. Masjid Abu Bakar Siddiq di kota Aqraba Nablus Tepi Barat
4. Masjid Agung al Gharbi di Ramallah Tepi Barat
5. Masjid al Rahmah di Faridis Palestina 48
Sementara itu penggusuran masjid menimpa;
1. Masjid Kharbah Thawil di Aqraba, Nablus Selatan
2. Masjid di komplek at Thur Al Quds
3. Masjid al Shuri dan Masjid al Rashidin di Wadi Naim Negev
Zionis juga melakukan kejahatan terhadap tempat suci umat Kristen.
Di antaranya; Penulisan ungkapan rasial di Deri Rafat Al Quds Barat, ancaman dan ungkapan rasial terhadap Uskup di kota Nazaret, kejahatan terhadap greja Thabiga di pinggiran danau Thiberia, penghancuran salib oleh gerombolan ekstrimis Yahudi, penulisan ungkapan rasial terhadap gereja romawi di al Quds.
Larangan Adzan
Ratusan larangan adzan diberlakukan zionis di Masjid Ibrahimi kota Hebron, dengan dalih untuk acara ritual yahudi di sebagian masjid oleh gerombolan yahudi. Data mencatat sebanyak 250 kali larangan adzan di Masjid Ibrahimi kota Hebron. Sementara pada Januari 2014 larangan adzan sebanyak 49 waktu, pada Mei 2014 sebanyak 53 waktu shalat, Agustus 2014 58 waktu shalat, November 2014 sebanyak 55 waktu shalat dan Desember 2014 sebanyak 51 waktu shalat.
Penggusuran 73 Masjid Secara Total
Sementara di Gaza, Kementerian Wakaf Palestina menyebutkan, militer zionis telah menghancurkan sebanyak 73 masjid secara total selama agresi militer ke Gaza sejak 7 Juli 2014lalu. Sedangkan pengrusakan sebagian masjid mencapai 197 buah.
Di samping itu sebanyak 6 kantor LAZIZ hancur total, sekolah dan bangunan wakaf yang hancur mencapai 36 buah, dan 11 pemakaman hancur, serta 1 buah gereja.*