Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Ismail Haniyah Terpilih Sebagai Ketua Biro Politik Hamas

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 Mei 2017 16:36 4:36 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Mei 2017 16:36
Bagikan
Ismail Haniyah: "Tapi jangan berbangga, hendaknya kita tawadhu"
Bagikan

Hidayatullah.com–Mantan Pimpinan Hamas di Gaza, Ismail Haniyah, telah terpilih secara bulat sebagai kepala organisasi Palestina tersebut, kantor berita resmi organisasi itu mengumumkan pada Sabtu.

Dia diharapkan tetap berada di Gaza, wilayah Palestina otoritasnya dipimpin Hamas sejak 2007, tidak seperti Khalid Misyal, yang tinggal di pengasingan di Doha dan telah memimpin selama dua periode.

“Dewan Syuro Hamas pada Sabtu memilih Ismail Haniyah sebagai kepala biro politik Hamas,” kantor berita resmi Hamas dikutip Middle East Eye (MEE).

Terlahir di Gaza, pria bernama lengkap Ismail Abdus Salam Ahmad Haniyah Abu Abdis Salam terpilih sebagai Ketua Biro Politik Hamas yang saat ini berumur 54 tahun, menjabat sebagai perdana menteri Palestina setelah kemenangan kelompok itu pada pemilu 2006 dan  meskipun secara haknya diambil oleh presiden Palestina dukungan Israel dan Amemrika, Mahmoud Abbas.

Terpilihnya Haniyah terjadi beberapa hari setelah Hamas merilis sebuah dokumen baru yang merevisi pandangan politik dari piagam pendirinya.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Yang berisi seruan agar Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) menjadi sebuah “framework nasional” bagi rakyat Palestina, dengan mendukung negara Palestina yang perbatasannya telah ditetapkan oleh perang Arab-Israel 1978, dan menyatakan musuh utama mereka ialah “proyek penjajahan Zionis,” bukan orang Yahudi.

Baca:  8 Tahun Menjabat, Ismail Haniyah Tinggalkan Kekuasaan Secara Sukarela

Seurat, seorang peneliti Pusat Penelitian dan Studi Internasional yang bermarkas di Paris, mengatakan bahwa pemilihan tersebut merupakan sebuah perubahan bagi gerakan itu, yang sebelumnya dipimpin dari Doha dan dari Damaskus sejak Israel membunuh pendirinya, Syeikh Ahmad Yasin di Gaza pada 2004.

Ismail Haniyah sendiri dikenal sebagai pemimpin yang mendapat tempat di hati rakyat Palestina, khususnya Gaza.

“Terpilihnya Haniyah merupakan sebuah tanda bahwa kepemimpinan Gaza telah mendapatkan kembali jabatan tinggi dari mereka yang berada di luar,” katanya.

Haniyah mengalahkan, Mussa Abu Marzuk dan Mohamed Nazzal, dalam pemilihan suara.

Ismail Haniyah pernah menduduki beberapa jabatan di Universitas Islam Gaza sebelum akhirnya terpilih sebagai anggota Dewan Pengawas.

Ia juga sempat menjadi anggota Komite Tertinggi untuk Dialog dan Perwakilan Hamas dalam Komite Fraksi Nasional dan Islam pada saat intifadhah kedua.

Lulusan Universitas Islam Gaza (1981) jurusan Fakultas Sastra Arab Pertama ini kali ditangkap otoritas Israel pada tahun 1987 karena keterlibatannya dalam Intifada Palestina. Ia ditawan selama 18 hari.

Baca: Dokumen Baru Hamas: Akui Wilayah Palestina Sesuai Perbatasan 1967, Tak Akui Israel

Tahun 1989 Ismail Haniyah ditangkap lantaran bergabung dengan Gerakan Perlawanan Islam Hamas dan mendekam di penjara selama tiga tahun, kemudian diasingkan ke daerah Marj El Zohour, Libanon bagian selatan.

Tahun 2003 ia sempat mengalami percobaan pembunuhan  saat Zionis menargetkan dirinya dan Syeikh Ahmad Yasin.

Pria yang pernah menduduki peringkat daftar tokoh ‘Perubahan dan Pembaharuan’ usai memenangkan kursi terbanyak di Dewan Legislatif Palestina pada Pemilu  2006 ini  terpilih menjadi perdana menteri Palestina bulan Februari 2006.

Dengan terpilihnya Ismail Haniyah sebagai pimpinan baru biro politik Hamas, Khalid Misy’al, ketua demisioner biro politik Hamas akan menjadi petinggi pertama dalam Gerakan Perlawanan Islam Hamas yang beralih jabatan dari pimpinan gerakan menjadi anggota biasa.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:biro politik HamasgazaHAMASismail haniyahOrganisasi Pembebasan PalestinapalestinaPLO
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya HTI Nilai Rencana Pemerintah Bubarkan Ormas ini Tidak Berdasar
Tulisan selanjutnya Mesir Membuka Kembali Perbatasan Rafah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?