Hidayatullah.com–Dr. Ahmad Abu Halabiyah dari Yayasan Nasional Al-Quds di Gaza mengatakan rakyat Palestina tidak akan tinggal diam atas segala perlakuan zalim penjajah Zionis selama ini.
Pernyataan Ahmad Abu Halabiyah ini disampaikan dalam ‘Muktamar Intifada Menhadapi Zionis” hari Kamis (22/10/2015).
“Apa yang mereka lakukan kepada Muhammad Abu Khudair di Al-Quds. Mengguyur mulutnya dengan bensin lantas membakarnya hidup-hidup. Apa yang mereka lakukan kepada keluarga Ali Dawabisyah. Membakar rumah beserta seluruh penghuni di dalamnya. Kami tidak akan tinggal diam!” terangnya pada Al-Jazeera berbahasa Arab, Kamis (21/10/2015).
“Para pemuda-pemudi Al-Quds bangkit. Perlawanan menjalar ke Tepi Barat dan Gaza. Bermodalkan batu dan pisau. Merebut senjata tentara-tentara Zionis. Gentarkan hati Zionis. Intifada sudah dimulai maka tidak akan berhenti dengan izin Allah,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Yayasan Al-Quds mengaku siap bersinergi dengan seluruh fraksi perjuangan baik di dalam maupun luar negeri, demi kemerdekaan Masjid Al-Aqsha.
“Saya sampaikan rasa bangga kepada seluruh fraksi yang hadir. Yayasan Al-Quds siap bersinergi dengan seluruh pihak demi kemerdekaan Al-Aqsho dan rakyat kita yang mulia,” pungkasnya.
Hadir dalam muktamar tersebut perwakilan dari fraksi perjuangan rakyat Palestina Islam dan Kristen.*