Hidayatullah.com–Seorang perwira Zionis luka parah, Senin (07/12/2015) akibat penusukan yang dilakukan seorang pejuang Palestina yang juga gugur dalam aksi syahid tersebut di Hebron selatan Tepi Barat.
Situs 0404 Israel menggungkapkan, seorang perwira Zionis menjadi korban aksi tikam pemuda Palestina di dekat Masjid Al-Ibrahimi, Hebron. Ia mengalami luka-luka yang cukup parah. Sementara pelakunya gugur syahid ditembak serdadu lainya.
Menurut saksi mata, dikutip PIC, serdadu Israel melepaskan tembakanya kepada dua orang yang yang sedang bergulat. Keduanya langsung jatuh ke tanah dengan darah mengucur. Salah satunya adalah seorang perwira tinggi militer Israel.
Saksi mata juga menegaskan, aksi tikam itu terjadi di perlintasan Caountainer di Menara Abu Zaid, selatan Hebron. Para petugas medis segera datang ke lokasi dengan kekuatan penuh, sementara perwira yang terluka dalam kondisi sangat kritis.
Aksi Penikaman di Afulah
Sebelumnya, sejumlah sumber media Israel menyebutkan, penjaga keamanan Zionis luka-luka akibat tikaman yang dilakukan pemuda Palestina sementara senjatanya dirampas dan pelaku berhasil melarikan diri.
Sementara itu menurut situs Israel Walla menyebutkan, penjaga keamanan Israel mengalami operasi penikaman di kota Afulah, sementara senjatanyapun dirampas pelaku yang berhasil melarikan diri. Hingga saat ini, kronologi kejadian ini belum jelas. Namun diyakini, aksi tersebut dilakukan oleh pejuang Palestina terhadap petugas keamanan Israel.
Di pihak lain, situs Reshet Bet mengatakan, prediksi pertama mengarah bahwa ada dua penyerang tak dikenal melakukan operasi tikaman dan merampas senjata milik korban. Sementara pihak kepolisian telah menyebarkan personelnya dan melakukan patroli secara masiv di kawasan.
Sejak awal Oktober 2015, Intifada Al-Quds meletus. Intifada ke-3 ini terkenal dengan aksi tikam dan tabrakanya terhadap para serdadu Zionis hingga 25 personelnya tewas dan puluhan yang lain luka-luka.*