Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Abdurrahman As’ad, Mujahid Terowongan dari Khan Yunis

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Desember 2016 09:19 9:19 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Desember 2016 09:19
Bagikan
Abdurrahman As’ad ‘Arfat (24 th), berasal dari desa ‘Absan Al-Jadidah
Bagikan

Hidayatullah.com–Namanya adalah Abdurrahman As’ad ‘Arfat (24 th), berasal dari desa ‘Absan Al-Jadidah, bagian timur dari propinsi Khan Yunis. Sebelah barat Jalur Gaza.

Dia gugur saat menggali terowongan. Terowongan yang dikenal dengan nama “terowongan kemerdekaan,” dan demikianlah Abdurrahman menggelarinya.

Pasalnya, melalui terowongan-terowongan semisal itulah para pejuang Palestina, utamanya Brigadir Al-Qassam di Gaza menyusun serangan-serengan mematikan ke jantung penjajah Zionis-Israel. Seperti operasi Penculikan Ghilad Salit (2006), Perang Ashful Ma’kul (2014), dan operasi-operasi gemilang lainnya dalam sejarah perlawanan muslimin Palestina.

Semasa hidupnya sosok Abdurrahman dikenal mencintai dua hal; jihad dan masjid. Dalam berjihad, Brigadir Al-Qassam menempatkannya di bagian persiapan atau penggalian terowongan. Maka diapun bekerja tanpa mengenal lelah dan pantang mengeluh.

The Palestinian Information Centre (Palinfo) berkunjung ke rumah duka, didapatinya sebuah rumah yang tak genap penerangannya namun terang dengan cahaya kesabaran dan keteguhan para penghuninya.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

“Sepanjang tahun ini, aku menikahkan tiga putri ku. Namun Abdurrahman tidak pernah meninggalkan tugasnya bahkan di hari pernikahan saudari-saudarinya,” terang sang ayah kepada Palinfo, Senin (06/12/2016).

Sanak saudara dan kerbat duduk mengelilingi sang ayah, menemaninya agar bersabar sedang Ia tak kuasa menahan derai air mata yang terus mengalir.

Namun berbeda dengan sang Ibu, kepada wartawan dia malah berkata, “Saya sudah siap mendengar kabar kematian Abdurahman kapan pun itu, karena dia sedang menempuh jalan kesyahidan. Dan memang mati syahid itulah yang dia damba-dambakan,” katanya.

“Abdurrahman tumbuh dalam pendidikan keislaman yang kental. Sejak giginya baru tumbuh, dia sudah berangkat ke masjid. Di sana Ia menghafal Al-Qur’an. Hatinya memang selalu terikat dengan masjid,” tambah sang ibu.

Di mata para sahabat, sosok Abdurahman dikenal tidak pernah berkata jelek sekalipun dengan maksud bercanda. Pribadinya begitu pemalu dan tawadhu’.

“Cukuplah baginya bahwa perut bumi mengenalnya. Betapa bahaginya mereka yang mengenal tanah yang selalu dia injak itu, sedang dia mempersiapkan diri untuk menemui Nya,” ucap seorang sahabat tentangnya.*/MR Utama

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Abdurrahman As’adBrigadir al-QassamgazajihadKhan Yunismujahidpalestinaterowongan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bachtiar Nasir: Presiden Tak Diundang Datang, Didatangi Tak Datang
Tulisan selanjutnya Allah Satukan Hati Kami di Monas [2]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?