Hidayatullah.com–Penjajah ‘Israel’ menyerang puluhan sasaran di Gaza Sabtu pagi (27 Oktober), menurut pasukan penjajah, serangan roket paling kuat sejak Agustus itu beralasan melancarkan kelompok bersenjata Palestina.
Tidak ada korban luka yang dilaporkan di ‘Israel’ atau Gaza, yang dikendalikan oleh kelompok Hamas, dalam serangkaian serangan.
Jihad Islam, kelompok bersenjata lain yang beroperasi di Gaza, mengatakan mereka meluncurkan roket sebagai tanggapan atas pembunuhan empat demonstran Palestina pada hari Jumat oleh ‘‘Israel’’ di perbatasan.
Ia mengatakan akan menghentikan serangan jika ‘Israel’ melakukan hal yang sama.
Baca: Serang 25 Target Hamas, Israel Lancarkan Serangan Udara di Gaza
Penjajah ‘Israel’ mengatakan, sebanyak 16 roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza menghujani wilayah ‘Israel’ selatan. Dari belasan roket itu, sepuluh di antaranya berhasil dihalau sistem pertahanan rudal Iron Dome.
Militer penjajah mengatakan, pihaknya bertanggung jawab atas Hamas atas insiden apa pun di Gaza. Menurut tentara ‘Israel’, mereka membom 80 target, termasuk gedung empat lantai yang digunakan sebagai pangkalan Hamas, sebagai tanggapan atas lebih dari 30 peluncuran roket ke ‘‘Israel’’, tulir Reuters.
Hamas tidak berkomentar tentang serangan ini.
Kekerasan terakhir terjadi setelah empat orang Palestina tewas oleh tentara ‘Israel’ pada hari Jumat dalam protes mingguan di perbatasan. ‘Israel’ mengklaim bahwa mereka diserang oleh granat dan peledak yang dilemparkan oleh pengunjuk rasa, sebagian melanggar perbatasan.
Rakyat Palestina mengadakan aksi kepulangan di perbatasannya bertajuk Great Return March sejak 30 Maret, menuntut ‘‘Israel’’ menghentikan pembatasan serta hak untuk kembali ke tanah air mereka yang telah dijajah dan dijarah.
Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, 213 warga Gaza tewas oleh pasukan ‘Israel’ selama aksi kepulangan. Seorang tentara ‘Israel’ membunuh seorang sniper Palestina.*