Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Ditangkap Zionis, Syeikh Raid Shalah: “Dengan Nyawa dan Darah, Kami Tebus Al-Aqsha”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Oktober 2015 21:18 9:18 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Oktober 2015 20:37
Bagikan
"Syeikhul Aqsha", Syeikh Raid Salah
Bagikan

Hidayatullah.com– Ketua Gerakan Islam di wilayah Palestina jajahan tahun 1948, Syeikh Raid Shalah kembali ditangkap Zionis-Israel.

Mahkamah Pusat Israel di Al-Quds mengeluarkan vonis untuk Syeikh Shalah selama 11 bulan terkait kasus khutbah di Wadi Jaoz, tepatnya bulan Maret tahun 2007, sebuah alasan yang dicari-cari oleh pihak penjajah.

Kala itu dalam khutbahnya, Syeikh Raid menyerukan perlawanan Palestina atas peraturan Israel yang mengatur waktu di Masjid al-Aqsha, untuk kaum Muslim dan Yahudi.

Walaupun ucapannya tersebut dikeluarkan delapan tahun yang lalu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan penghasutan kekerasan tidak akan ditolerir. Netanyahu bahkan mengusulkan pelarangan cabang Gerakan Islamis pimpinan Syeikh Raid Salah.

Ulama Palestina yang dikenal dengan julukan “Syeikhul Aqsha” ini adalah sosok yang kenyang dengan penjara penjajah Israel.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Usai penetapan vonis penjara 11 bulan yang dikeluarkan pihak penjajah, Syeikh Raid tetap lantang dan menegaskan bahwa keberadaan penjajah di Masjid Al-Aqsha adalah batil dan nasib mereka pasti lenyap.

Ia menegaskan, vonis yang dikeluarkan penjajah Israel tidak akan menghalanginya untuk terus berjuang membela kiblat umat Islam yang pertama ini (Masjidil Aqsha, red).

Dalam statemennya Selasa (27/10/2015) dikutip Palestine Information Centre (PIC), Syeikh Shalah menegaskan, ancaman penjajah Israel terhadap dirinya dan Gerakan Islam Palestina 1948 tidak akan menggentarkannya dan para elitnya untuk terus berjuang membela masjid Al-Aqsha.

“Kami akan terus kumandangnya; dengan nyawa dan darah kami tebus kau wahai Al-Aqsha yang tertawan”.

Menurut Syeikh Shalah, Masjid Al-Aqsha adalah hak Islam, Arab dan Palestina murni. Keberadaan Israel tidak memiliki landasan dan legalitas pasti akan hilang.

Karenanya, upaya penjajah Israel menjauhkan Al-Aqsha dari prinsip utama perjuangan Palestina akan rugi dan sia-sia.

Syeikh Shalah menyinggung kesepakatan kesepahaman Menlu Amerika John Kerry terakhir terkait Al-Aqsha sebagai usaha mengukuhkan legalitas yang batil di masjid Al-Aqsha dan mengukuhkan tindakan penggerebekan Yahudi di sana.

Menurutnya, kesepakatan John Kerry adanya di tong sampah dan menyebut pihak berwenang Israel sebagai “bandit penjajahan” yang berusaha mengingkari hak Palestina membela Masjid al-Aqsha.”

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Benyamin NetanyahuJohn KerryKesepakatan John Kerry adanya di tong sampah dan menyebut pihak berwenang Israel sebagai “bandit penjajahan" yang berusaha mengingkari hak PalestinapalestinaSyeikh Raid Shalah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya walikota bandung oded Soal Izin Asyura,Wakil Wali Kota: Pak Wali Kurang Libatkan Muspida
Tulisan selanjutnya Puasa Gula Bikin Anak Sehat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

Berita
3 September 2026 19:56
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?