Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Syeikh Mudzaffar Salman: Seluruh Rakyat Gaza Bangga Disebut Hamas

Ahmad
Terakhir diupdate: 22 Mei 2021 10:59 10:59 am
Ahmad
Dipublikasikan 22 Mei 2021 12:00
Bagikan
Gaza Hamas
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang Imam Khatib Masjid Al-Abbas Jalur Gaza Syeikh Mudzaffar Salman An Nawati mengatakan, rakyat Jalur Gaza bersyukur kemenangan ‘Pedang Kota Suci Al-Quds’, ini disampaikan setelah penjajah ‘Israel’ menyatakan gencatan senjata yang disetujui Hamas setelah membombardir kota terpadat itu selama 11 hari.

“Saat ini jam 7 pagi waktu Gaza. Dan saya belum tidur, karena seluruh rakyat Gaza sedang merayakan kemenangan atas perang melawan ‘Israel’ ini,” katanya dalam acara Live Streaming! Gaza Sabar dan Ribath, Allah Menangkan” oleh channel Youtube Sahabat Al-Aqsha dengan imam-imam di Jalur Gaza, Jumat (21/5/2021).

Saat di tanya, serangan ‘Israel’ di Jalur Gaza tahun 2021 ini merupakan perang keempat, dan setiap perang, masyarakat Gaza harus kembali membangun rumah-rumah, bangunan, ia segera memotong pertanyaan host dengan mengatakan, apa yang dikorbankan rakyat Gaza masih belum sebanding untuk membebaskan Baitul Maqdis dan Masjid al-Aqsha.

“Sesungguhnya apa yang kami korbannya, rumah-rumah, anak-anak dan keluarganya kami, belum sesuai untuk membebaskan Masjid al-Aqsha,” kata oleh Syeikh 7 anak dengan 11 cucu ini.  “Sesungguhnya, kami tidak akan berhenti membebaskan Baitul Maqdis, bahkan jika kami mati, kami sesungguhnya tidak mati, karena kami akan terus membersamai kalian membebaskan Masjid Al-Aqsha,” tambahnya.

Ia menambahkan, sebelum ada pernyataan resmi dari HAMAS dini hari bahwa ‘Israel’ ingin melakukan gencatan senjata, pada jam 02 (6 pagi WIB), Mudzaffar sempat menelpon sahabatnya seorang imam, Syeikh Muhammad Nidhal Khalil di Tepi Barat (dekat wilayah Masjid Al-Aqsha) yang terjajah. Dalam pembicaraannya, Syeikh Nidhal mengucapkan jutaan terima-kasihnya atas perjuangan rakyat Gaza menghindarkan Masjid Al-Aqsha dari penodaan penjajah zionis.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

“Demi Allah, di hari hari perta zionis menyerang Masjid Al-Aqsha, kami putus asa sendirian di masjid, kami dilempari granat, peluru timah berbungkus karet, namun ketika kami mendapat kabar para mujahidin di Gaza melakukan penyerangan di ‘Israel’  maka tumbuhlah kekuatan, bahwa bantuan dan kemenangan telah tiba,” kata Syeikh Nidhal ditirukan Syeikh Mudzaffar Salman.

Saat ditanya soal Hamas, pemilik restoran yang menjual maghlubah (makanan khas Gaza) ini menjawab, kelompok pembebasan Masjid al-Aqsha ini adalah gerakan yang berusaha mencegah kezaliman dan kejahatan zionis-’Israel’ . Hamas adalah orang-orang yang melakukan pertolongan, membela keamanan dan keselamatan seluruh rakyat muslimin, wabil khusus di Palestina

“Mereka, atas izin Allah telah membantu bangsa Palestina. Kami rakyat Gaza bangga disebut Hamas. Kami bangga jika seluruh orang di dunia ikut disebut Hamas.”

Dalam obrolannya Mudzaffar mengatakan, perang tidak akan berhenti di sini. Menurutnya, rakyat Gaza akan tetap setia mengawal pembebasan Masjid Al-Aqsha dan Baitul Maqdis, meski rakyat telah menjadi korban.

Sementara itu, Abu Islam, seorang relawan Sahabat Al Aqsha di Jalur Gaza mengatakan,  penjajah membantai rakyat Gaza dan disaksikan di seluruh dunia. Bahkan menurutnya, tidak satupun Negara yang menyaksikan kebiadaban zionis melakukan tindakan untuk menghentikannya.

“Kita sudah menyaksikan, yang mengentikan adalah Allahu Subhanahu Wata’ala melalui tangan rakyat Gaza sendiri. Ini juga akan terjadi pada Masjid Al-Aqsha, kita hanya akan tergantung pada Allah saja, tidak tergantung pada yang lain untuk membebaskan Masjid al Aqsha,” katanya.

Pria asli Gaza ini mengatakan, Sahabat al-Aqsha di Gaza siap menunaikan amanahnya. Lembaga kemanusiaan ini tidak akan pernah meninggalkan rakyat Gaza sendirian, ujarnya.

Sekedar catatan,  faksi perlawanan termasuk Brigade Izzuddin al-Qassam dan Jihad Islam resmi mengumumkan “Pertempuran Saiful Quds” (Pedang Kota Suci Al-Quds) dengan melancarkan serangan roket ke wilayah ‘Israel’  di al-Quds, Selasa,  11 Mei 2021. Serangan rudal-rudal Al-Qassam dilakukan sebagai respon terhadap kejahatan dan agresi yang dilakukan penjajah ke jamaah tarawih Masjid Al-Aqsha di Baitul Maqdis pada akhir bulan Ramadhan, sekaligus respon intimidasi dan perampasan rumah-rumah warga Palestina di kampung Syeikh Jarrah.

Menurut pantauan media Yahudi, Time of ‘Israel’, Brigade Izzuddin al-Qassam telah meluncurkan hampir 3.700 roket yang dimiliki. Ini sebuah perkembangan luar biasa bagi sayap pembebasan meski telah dikepung 15 tahun dari darat, laut, dan udara yang membuatnya terisolasi dari luar.* (Hidayatullah.com | Sahahat al-Aqsha)

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gencatan senjata Gazaimam palestinaPerang Kota Suci Al-QudsSahabat al AqshaSyeikh Mudzaffar Salman An Nawati
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya penjajahan palestina Hentikan Penjajahan Atas Palestina dengan Cara Apapun
Tulisan selanjutnya Ulama Syafi’i Inilah Generasi Para Ulama Mazhab Syafi’i atau Syafi’iyah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?