Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Kepala Intelijen ‘Israel’ Ini Ungkap Alasan Mundur Melawan Pejuang Palestina: Ini Kegagalan Saya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Agustus 2024 14:32 2:32 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Agustus 2024 15:06
Bagikan
Mayor Jenderal Aharon Haleva
Bagikan

Hidayatullah.com—Media akhirnya mengungkap alasan mengapa Kepala intelijen militer Israel, Mayor Jenderal Aharon Haleva, yang mengundurkan diri dari jabatannya. Aharon mengakui pada hari Rabu saat upacara dia bertanggung jawab atas kegagalan yang memungkinkan terjadinya serangan 7 Oktober.

Haleva, yang telah bertugas di militer selama 38 tahun, mengumumkan pengunduran dirinya pada bulan April dan telah mengakui tanggung jawabnya atas kegagalan tersebut, kutip Reuters.

Saat itu, dia adalah salah satu dari sejumlah komandan senior yang mengatakan mereka tidak menduga serangan itu akan terjadi dan gagal mencegahnya.

“Kegagalan unit intelijen adalah kesalahan saya,” kata Haleva dalam upacara pada hari Rabu, dan menyerukan penyelidikan di tingkat ‘Israel’ “untuk mempelajari… dan memahami secara mendalam (alasannya)” yang mengarah pada perang penjajah dan pejuang Palestina
.

Serangan tersebut sangat merusak reputasi tentara dan badan intelijen Zionis ‘Israel’, yang selama ini dianggap tak terkalahkan oleh faksi pejuang Palestina, termasuk Hamas.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Pada Sabtu dini hari tanggal 7 Oktober, setelah meluncurkan rentetan roket, ribuan pejuang dari Hamas dan faksi lainnya berhasil menyerbu pagar keamanan di sekitar Jalur Gaza hingga ke Israel selatan, yang benar-benar mengejutkan pasukannya.

Statistik ‘Israel’ menunjukkan bahwa serangan ini mengakibatkan terbunuhnya 1.200 warga dan orang asing, sebagian besar dari mereka adalah warga sipil, dan penyanderaan sekitar 250 orang di Jalur Gaza.

Dipercayai bahwa 109 sandera masih berada di Jalur Gaza, dan juga diyakini bahwa sekitar sepertiga dari mereka telah terbunuh.

Kepala Staf Angkatan Bersenjata, Letnan Jenderal Herzi Halevy, dan Kepala Badan Keamanan Dalam Negeri (Shin Bet), Ronen Bar, juga mengakui tanggung jawab atas kegagalan setelah serangan tersebut, namun mereka tetap mempertahankan posisi mereka seiring serangan genosida di Jalur Gaza terus berlanjut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aharon HalevagazaHAMASHeadlineIntelijen Israelisraelpejuang palestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Berusia 106 Tahun, Wanita Ini Ungkapkan Rahasia Hidup Tanpa Rokok dan Alkohol
Tulisan selanjutnya Tolak Wajib Militer, Demo Yahudi Haredi di ‘Israel’ Berakhir Ricuh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Pustaka

Keadilan dan Kemanusiaan di Balik Jeruji Besi

Pustaka
30 September 2026 10:35
Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’
Studi: Kopi Dikaitkan dengan Penurunan Risiko Kanker dan Sirosis Hati
Ateis dan Mitos Kecerdasan: Membedah Cacat Logika dalam Gagasan Ketiadaan Tuhan
Kopilot Pelaku Serangan di Pesawat Flydubai Tujuan Tel Aviv Pernah Dilarang Terbang di Oman

Terbaru

  • Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis
  • Ateis dan Mitos Kecerdasan: Membedah Cacat Logika dalam Gagasan Ketiadaan Tuhan
  • Bulldozer, Masjid, dan Bayang-Bayang Israel di India
  • Menara Shahi Masjid Ujjain Roboh Saat Dibongkar, Warga Muslim Pertanyakan Prosesnya
  • Singapura Perketat Aturan Kelas Pelajaran Agama Islam
  • Kopilot Pelaku Serangan di Pesawat Flydubai Tujuan Tel Aviv Pernah Dilarang Terbang di Oman
  • Amerika Jatuhkan Sanksi atas Jaringan Pendanaan Hamas
  • “Jihad Korporat”, Babak Baru Serangan Politikus India terhadap Muslim
  • Iraq Dapat Pengecualian dari Sanksi Amerika Terkait Penerbangan Iran dari dan ke Najaf
  • Houthi Menarget Gardu Listrik Masjid Nabawi, Kata Koalisi

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?