Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Di KTT, Indonesia Dorong OKI Bekerja Sama Atasi Krisis Rohingya

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 12 September 2017 05:54 5:54 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 12 September 2017 05:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Terkait tragedi kemanusiaan yang menimpa etnis Muslim Rohingya di Arakan alias Rakhine, Myanmar, Indonesia mendorong Organisasi Kerjasama Islam (OKI) untuk menerima usulan strategi Indonesia untuk penyelesaian krisis Rohingya melalui pendekatan “4+1”.

Yaitu, pertama, mengembalikan stabilitas dan keamanan; kedua, menahan diri secara maksimal dan tidak menggunakan kekerasan; ketiga, perlindungan kepada semua orang yang berada di Rakhine, tanpa memandang suku dan agama; dan keempat, pentingnya segera dibuka akses untuk bantuan kemanusiaan.

Ditambah satu elemen lainnya adalah pentingnya agar rekomendasi Laporan Komisi Penasihat untuk Rakhine yang dipimpin oleh Kofi Annan dapat segera diimplementasikan.

Baca: OKI Desak Myanmar Izinkan Tim PBB Selidiki Kejahatan Kemanusiaan terhadap Rohingya

Berbagai usulan Indonesia tersebut telah dimuat dalam dokumen “OIC Chairman’s Summary Report of the Meeting of Heads of State and Government on the Rohingya Muslim Community in Myanmar“, yang disahkan oleh para anggota OKI di sela-sela berlangsungnya KTT OKI Pertama mengenai Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Inovasi, di Astana, Kazakhstan, 10-11 September 2017.

“Selain memuat berbagai usulan Indonesia tersebut di atas, Dokumen OKI yang awalnya digagas oleh Presiden Turki, selaku Ketua OKI periode 2016-2019, juga telah memuat berbagai posisi negara-negara OKI mengenai situasi di Rakhine, tersebut,” demikian lansir laman resmi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dari Sosbud OINB/BDSP, Senin (11/09/2017).

Baca Juga

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Indonesia menyatakan prihatin dan menyesalkan aksi kekerasan oleh rezim militer Myanmar atas etnis Muslim Rohingya tersebut.

Baca: Syeikh Qaradhawi: Negara Arab dan Dunia Islam Bertanggungjawab di Hadapan Allah atas Tragedi Myanmar

Indonesia menyatakan berkomitmen untuk terus mengatasi krisis kemanusiaan di Rakhine tersebut, serta bersinergi dengan kekuatan masyarakat sipil di Indonesia dan masyarakat internasional.

Indonesia juga terus mendorong seluruh negara, termasuk negara anggota OKI, untuk melakukan pendekatan konstruktif.

Indonesia pun mengajak negara OKI untuk lebih mengedepankan bantuan nyata guna membantu seluruh penduduk di Rakhine, serta membantu seluruh pihak di Myanmar untuk menyelesaikan root causes (akar permasalahan) dari situasi yang dialami etnis Muslim Rohingya tersebut.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:#PrayForRohingyabantuan kemanusiaanetnis Rohingyagenosidagenosida RohingyaKekerasan RohingyaKofi AnnanKTT OKIKTT OKI Kazakhstan 2017myanmarOKIOrganisasi Kerjasama Islampeduli RohingyaPemerintah Indonesiapendekatan "4+1"Pengungsi RohingyaRohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Besar Kasih Sayang Allah pada Manusia
Tulisan selanjutnya Puji Aksi “Save Rohingya” Bobotoh, Ketua MPR: Ini Solidaritas Kemanusiaan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul

Berita
29 Agustus 2026 14:04
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama

Terbaru

  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

2 September 2026 20:16
Berita

Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?