Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ratu Yordania Kunjungi Kamp di Bangladesh, Disambut Pengungsi Rohingya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 Oktober 2017 09:46 9:46 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 Oktober 2017 09:40
Bagikan
Antrean mobil membawa bantuan untuk pengungsi Rohingya mengalami kemacetan di sekitar Court Bazar, Kutapalong, Bangladesh, Senin (23/10/2017). Hari itu Ratu Yordania Rania Al-Abdullah mengunjungi kamp pengungsian Rohingya.
Bagikan

Hidayatullah.com– Iring-iringan mobil yang membawa bantuan untuk pengungsi Rohingya terhenti di sekitar Court Bazar, Kutapalong, Bangladesh, Senin (23/10/2017).

Antrean kendaraan yang didominasi truk pembawa bantuan dan mobil pribadi macet mengular, sepanjang kira-kira 2 kilometer.

Tidak seperti hari-hari sebelumnya dimana jalanan sepi dan tidak macet. Wartawan hidayatullah.com yang tengah berada di lokasi bertanya kepada Murad, mitra lokal yang semobil.

“Ada apa tumben macet?” dengan bahasa Inggris.

Baca: IHA Beberkan Penyakit yang Menyerang Pengungsi Rohingya

Murad yang fasih bicara bahasa Inggris mengatakan kepada kami, ada rombongan Kerajaan Yordania yang sedang berkunjung dan memberikan bantuan ke kamp pengungsian Rohingya.

Baca Juga

Ledakan Terdengar di Riyadh, Arab Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara
Dorong Tinggalkan Kebiasaan Scrolling, Singapura Beri Imbalan Warganya yang Baca Buku
Irlandia Boikot Eurovision untuk Kedua Kalinya, Soroti Situasi Kemanusiaan Gaza
Mantan Presiden Kosovo Dihukum Penjara 25 Tahun karena Kejahatan Perang
Oman Serukan Rute Alternatif Pengiriman LNG Supaya Tidak Lewat Hormuz

“Jalan ditututup sementara, Ratu Yordania sedang berada di kamp pengungsi,” ucap Murad.

Karena cuaca cukup panas, awak media ini memutuskan keluar mobil. Tampak antrean panjang kendaraan. Kemacetan tersebut berlangsung sampai 90 menit.

Berdasarkan penelusuran, hari itu Ratu Yordania Rania Al-Abdullah memang sedang berada di kamp pengungsian Rohingya.

Ratu Yordania berkunjung sebagai salah satu anggota Komite Penyelamatan Internasional (International Rescue Committee/IRC) dan sebagai utusan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Baca: Dari Myanmar ke Bangladesh, Pengungsi Rohingya 15 Hari Jalan Kaki

Kunjungannya itu dalam rangka mendesak dunia internasional supaya melakukan peningkatan bantuan kemanusiaan di beberapa kamp pengungsian Rohingya di Cox’s Bazar.

Kedatangan istri Raja Yordania Abdullah II ini disambut antusias oleh para pengungsi Rohingya. Ia bahkan menyapa anak-anak Rohingya di sekolah darurat yang didirikan UNICEF di kamp Kutupalong, Ukhia, Bangladesh, Senin (23/10/2017) itu.

Ratu Rania meminta masyarakat internasional untuk menanggapi “secara efektif, cepat, dan murah hati” untuk meringankan penderitaan etnis Muslim Rohingya, dan menolak kelambanan dunia internasional dalam menghadapi “apa yang disebut orang sebagai pembersihan etnis Muslim Rohingya”.

“Dengan tidak menghormati atau memperhatikan prinsip-prinsip hukum kemanusiaan dan internasional, diskriminasi dan penganiayaan terhadap etnis minoritas Rohingya terus berlanjut.”

Ratu Rania menyampaikan pernyataannya kepada pers saat berkunjung ke Kamp Pengungsi Kutupalong di distrik Cox’s Bazar itu.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BangladeshCourt BazarCox's Bazaretnis Muslim Rohingyagenosida RohingyaInternational Rescue CommitteeIRCistri Raja Yordaniakamp pengungsian RohingyaKekerasan RohingyaKomite Penyelamatan Internasionalkrisis kemanusiaan RohingyaKutapalongmyanmarPengungsi Rohingyapengungsi Rohingya di BangladeshRania Al-AbdullahRatu YordaniaRohingyawarga Muslim Rohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ‘Indonesia Harus Marah pada AS, tapi Salurkan secara Strategis dan Terukur’
Tulisan selanjutnya Politisi Gerindra: Perppu Ormas Bukan Langkah Bijak, Ini Alasannya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Kajian

Al-‘Aqabah: Jalan Terjal Menuju Peradaban Fitrah

Kajian
15 September 2026 13:13
Norwegia Ancam Penjara 3 Tahun bagi Perusahaan yang Berdagang dengan Permukiman Israel
Ms Rachel Gandakan Donasi Mackelmore untuk Palestina, Jadi 2 Juta Dolar AS
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 di Semarang Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara
MUI Titip Pesan kepada Menkeu Suahasil: Jaga APBN dan Perkuat Ekonomi Syariah

Terbaru

  • Ledakan Terdengar di Riyadh, Arab Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara
  • Dorong Tinggalkan Kebiasaan Scrolling, Singapura Beri Imbalan Warganya yang Baca Buku
  • Irlandia Boikot Eurovision untuk Kedua Kalinya, Soroti Situasi Kemanusiaan Gaza
  • Mantan Presiden Kosovo Dihukum Penjara 25 Tahun karena Kejahatan Perang
  • Oman Serukan Rute Alternatif Pengiriman LNG Supaya Tidak Lewat Hormuz
  • Ms Rachel Gandakan Donasi Mackelmore untuk Palestina, Jadi 2 Juta Dolar AS
  • Saat Harga BBM Naik, Qatar Salurkan 1,3 Juta Liter Bahan Bakar untuk Gaza
  • MUI Titip Pesan kepada Menkeu Suahasil: Jaga APBN dan Perkuat Ekonomi Syariah
  • Ucap Salam, Polisi Muslimah Berpangkat Tinggi India Dimutasi
  • Erdogan akan Maju Pemilihan Presiden 2028

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Saat Harga BBM Naik, Qatar Salurkan 1,3 Juta Liter Bahan Bakar untuk Gaza

18 September 2026 13:09
Berita

Ucap Salam, Polisi Muslimah Berpangkat Tinggi India Dimutasi

18 September 2026 10:38
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam keras serangan Israel
Berita

Erdogan akan Maju Pemilihan Presiden 2028

17 September 2026 23:36
Berita

Gerebek Kelab Malam dan Bar Gay, Turki Tangkap 162 Aktivis LGBT

17 September 2026 21:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?