Hidayatullah.com – Seorang polisi Muslimah berpangkat tinggi di India dimutasi usai mengucapkan ungkapan Islam, seperti “Assalamualaikum” dan “Insya Allah”, lansir Gulf News pada Kamis (17/09/2026).
Hal itu terjadi setelah protes dari kelompok-kelompok Nasionalis Hindu. Salah satunya bahkan mengajukan aduan kepada Sekretaris Dalam Negeri negara bagian Benggala Barat, India.
Bushra Bano, seorang anggota Kepolisian India, saat itu menjabat sebagai Additional Superintendent of Police (Wakil Kepala Polisi Distrik) di Kharagpur saat ia membuat video untuk memotivasi calon pendaftar akademi polisi.
Ia mengawali video tentang perjalanan hidupnya itu dengan mengucap “Assalamualaikum” (“semoga keselamatan tercurah kepada Anda”) dan kemudian menggunakan kata “Insya Allah” (“jika Allah menghendaki”) saat menyemangati para pelajar untuk mengikuti ujian seleksi kompetitif.
Beberapa jam kemudian, Bano dimutasi dari Kharagpur dan ditugaskan sebagai Wakil Komandan Batalion ke-4 Polisi Bersenjata Negara Bagian
Surat keputusan pemerintah Benggala Barat tertanggal 14 September menyebutkan alasan “kepentingan umum” atas mutasi tersebut. Surat tersebut juga menyampaikan pemindahan dua perwira West Bengal Police Service lainnya.
Keputusan itu tidak menyatakan secara eksplisit bahwa video Bano atau kontroversi yang menyertainya menjadi penyebab mutasi tersebut.
Bano tercatat baru menjabat di pos Kharagpur selama sekitar dua setengah bulan.
Additional Superintendent of Police adalah seorang perwira kepolisian tingkat menengah berstatus pejabat berpangkat tinggi di India. Polisi dengan jabatan tersebut bertindak sebagai wakil atau orang kedua Kepala Kepolisian Distrik.*




