Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

MUI Titip Pesan kepada Menkeu Suahasil: Jaga APBN dan Perkuat Ekonomi Syariah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 September 2026 10:40 10:40 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 September 2026 10:40
Bagikan
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Muhammad Cholil Nafis
Bagikan

Hidayatullah.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan tahniah atas dilantiknya Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Suahasil dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026).

Wakil Ketua Umum MUI, KH M Cholil Nafis, berharap pengalaman panjang Suahasil di Kementerian Keuangan menjadi modal dalam menjaga kesehatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sekaligus mempertahankan kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan negara.

“Saya ucapkan selamat kepada Pak Suahasil Nazara yang dilantik sebagai Menteri Keuangan. Saya pikir bukan orang baru ya, beliau lama di Badan Fiskal, jadi Wakil Menteri sampai sekarang,” ujar Kiai Cholil Nafis kepada MUI Digital di Kantor MUI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (15/9/2026).

Sebelum menjadi Menteri Keuangan, Suahasil merupakan Wakil Menteri Keuangan pada dua periode pemerintahan. Ia juga pernah memimpin Badan Kebijakan Fiskal (BKF), sehingga memiliki pengalaman panjang dalam perumusan kebijakan fiskal nasional.

Menurut Kiai Cholil, pengalaman tersebut perlu diterjemahkan dalam tata kelola APBN yang sehat dan kredibel. Ia secara khusus mengingatkan pemerintah agar menjaga kepercayaan publik dan berhati-hati dalam menambah utang negara.

Baca Juga

Permendag no 20
KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026
Muhammadiyah Tawarkan Pendampingan Hukum untuk Kasus di Ponpes Hamalatul Qur’an
Auditor Halal sebagai Mata Rantai Kebaikan dalam Pengabdian
LBH Hidayatullah Kecam Penggerebekan Sewenang-Wenang Aparat di Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo
Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer

“Tolong dijaga kepercayaan publik, termasuk untuk menata, mengamankan APBN. Hindari banyak ngutang. Karena bagi kita, banyak berutang itu tidak baik,” tegas Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah, Depok, Jawa Barat tersebut.

Selain persoalan utang, Kiai Cholil mendorong adanya penguatan strategi pendapatan negara. Menurutnya, penerimaan negara tidak semestinya hanya bertumpu pada sektor perpajakan, tetapi juga perlu mengoptimalkan potensi sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM).

Ia juga menyarankan agar kebijakan perpajakan lebih memperhatikan sektor bisnis dan korporasi, sekaligus mencegah munculnya beban pajak berganda bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

“Yang kedua, pastikan pendapatan negara tidak hanya dari pajak. Tapi bagaimana memaksimalkan dari sumber daya alam, sumber daya manusia yang baik. Bahkan mungkin pajak lebih disasar kepada bisnisnya, bukan perorangannya,” kata ulama kelahiran Madura tersebut.

Kiai Cholil juga mengusulkan integrasi instrumen zakat dengan kebijakan fiskal melalui skema tax credit. Menurutnya, kebijakan tersebut dapat mempertemukan motivasi keagamaan masyarakat dalam menunaikan zakat dengan kontribusi terhadap negara.

“Kita berharap zakat dijadikan sebagai pajak tax credit. Sehingga orang membayar zakat ada motivasi keagamaan, ada motivasi kenegaraan,” ujarnya.

Di sisi lain, Kiai Cholil berharap Menkeu Suahasil memberikan perhatian lebih besar terhadap pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

Ia menilai umat Islam memiliki potensi ekonomi yang besar dan tidak semestinya hanya ditempatkan sebagai konsumen. Potensi tersebut, menurutnya, perlu dikonsolidasikan agar dapat berkontribusi lebih besar terhadap pembangunan nasional.

“Kami berharap Pak Suahasil bisa mendorong, memaksimalkan ekonomi syariah. Kekuatan ekonomi umat tidak hanya sebagai konsumen, tapi menjadi penopang pembangunan Indonesia,” ungkap Ketua Badan Pengurus DSN MUI itu.

Dalam konteks tersebut, Kiai Cholil kembali menyampaikan gagasan pembentukan Danantara Syariah sebagai lembaga yang dapat mengonsolidasikan potensi ekonomi umat secara nasional.

“Kami sudah sampaikan kepada Pak Rosan, CEO Danantara, agar dibentuk Danantara Syariah untuk mengkonsolidasi ekonomi umat,” katanya.

Menurut Kiai Cholil, berbagai instrumen ekonomi umat perlu mendapatkan pengakuan dan ruang yang lebih kuat dalam tata kelola ekonomi nasional. Dengan demikian, zakat, ekonomi syariah, dan berbagai potensi ekonomi umat dapat ditempatkan dalam kerangka kebijakan ekonomi dan fiskal yang lebih terintegrasi.

Gagasan tersebut sekaligus menjadi harapan MUI agar pemerintahan di bawah kepemimpinan Menkeu Suahasil tidak hanya berfokus pada pengelolaan APBN, tetapi juga membuka ruang yang lebih luas bagi penguatan ekonomi umat sebagai bagian dari pembangunan nasional.*

Redaktur: Admin Hidcom
Wartawan: Azim Arrasyid
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Majelis Ulama Indonesiamenteri keuanganMUI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ucap Salam, Polisi Muslimah Berpangkat Tinggi India Dimutasi
Tulisan selanjutnya Saat Harga BBM Naik, Qatar Salurkan 1,3 Juta Liter Bahan Bakar untuk Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Lancarkan Penggerebekan di Seluruh Tepi Barat, Usir 5.000 Warga Palestina

Berita
27 Oktober 2026 19:04
Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar
Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer
Menteri Ekstremis Zionis Terobos Masjidil Aqsha Jelang Pemilu ‘Israel’
Penjajah ‘Israel’ Bakar Kamp Pengungsian di Gaza, Lebih dari 200 Keluarga Terusir

Terbaru

  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026
  • Muhammadiyah Tawarkan Pendampingan Hukum untuk Kasus di Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Auditor Halal sebagai Mata Rantai Kebaikan dalam Pengabdian
  • LBH Hidayatullah Kecam Penggerebekan Sewenang-Wenang Aparat di Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo
  • Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer
  • Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
  • Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar
  • Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika
  • Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action
  • LPH Hidayatullah Sambangi BPJPH, Bahas Penguatan Regulasi, Kompetensi dan Integritas Auditor

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika

31 Oktober 2026 16:32
Berita

Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action

31 Oktober 2026 10:09
Berita

LPH Hidayatullah Sambangi BPJPH, Bahas Penguatan Regulasi, Kompetensi dan Integritas Auditor

31 Oktober 2026 10:00
Berita

Madinah dan Istana Kepresidenan Yaman Jadi Target Serangan Houthi

31 Oktober 2026 09:40
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?