Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ingin Hancurkan Pemakaman Muslim Era Utsmaniyyah, Rencana Yunani Digagalkan Turki

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 3 Januari 2023 23:57 11:57 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 4 Januari 2023 05:00
Bagikan
Pemakaman Muslim Utsmaniyyah di Yunani
Bagikan

Turki berhasil menghentikan rencana Yunani untuk menghancurkan pemakaman Muslim dari era Utsmaniyyah yang awal tahun ini telah diratakan, ungkap seorang pejabat pada Rabu (29/12/2022).

Daftar isi
  • Penghancuran Pemakaman Muslim Yunani “Tidak Manusiawi”
  • Penindasan Minoritas Muslim di Trakia Barat
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Rencananya usai meratakan pemakaman Muslim era Utsmaniyyah yang terletak di Trakia Barat itu, Yunani akan membangun lapangan sepak bola di atasnya.

Sebuah pemakaman milik minoritas Turki di Horozlu (Petinos), sebuah pedesaan di wilayah Xanthi (Iskeçe) Trakia Barat, diratakan oleh otoritas Yunani pada 16 Maret.

Otoritas Yunani kota Bulustra (Avdira) “berencana mengubah sebagian pemakaman ke lapangan olahraga,” Mustafa Trampa, ulama minoritas Turki di kota Iskeçe Trakia Barat, mengatakan kepada Anadolu Agency (AA).

Rencana Yunani berhasil digagalkan usai Kementerian Luar Negeri Turki mengangkat isu ini, tambahnya.

Baca Juga

Sebut Orang Palestina Bukan Manusia, Menteri ‘Israel’ Serukan Pembunuhan Massal
Takuti Warga ‘Israel’, Netanyahu Pajang Wajah Para Pemimpin Muslim di Baliho Pemilu
Raja Yordania akan Melawat ke China
Kantor Perdana Menteri Pemerintah Kurdistan Diserang Drone
HUT ke-81 RI, MUI: Mari Jaga Moral Bangsa dari Penyimpangan Seksual

Pada 18 Maret, melalui pernyataan Kemenlunya, pemerintah Turki mengecam keras penghancuran pemakaman Muslim Utsmaniyyah dan mendesak agar “keadaannya dikembalikan seperti semula”.

“Setelah pernyataan Turki, masalah tersebut menjadi terkenal secara internasional,” kata Trampa, menambahkan bahwa pejabat di Bulustra dipaksa untuk “segera menarik keputusan.”

Dia mengkritik otoritas Yunani karena merusak upaya minoritas Turki untuk melindungi situs bersejarah tersebut. “Yunani melakukan apa saja untuk menghilangkan semua jejak sejarah Ottoman, baik itu pemandian, masjid, madrasah, atau kuburan, di seluruh negeri dan di Trakia Barat,” kata Trampa, yang dilantik menjadi mufti Iskeçe pada September lalu.

Penghancuran Pemakaman Muslim Yunani “Tidak Manusiawi”

Dalam pernyataan resminya, Kemenlu Turki menyebut penghancuran pemakaman Utsmaniyyah di Horozlu “tindakan tidak manusiawi”.

“Demarkasi yang diperlukan telah dimulai sebelum Yunani terkait tindakan tidak manusiawi ini, karena ternyata dilakukan atas arahan walikota Bulustra (Avdira),” bunyi pernyataan itu.

“Kami mengharapkan pihak berwenang Yunani, yang menanggapi demarkasi kami secara positif, untuk menunjukkan kepekaan yang diperlukan untuk menyelesaikan penyelidikan secepat mungkin dan mengembalikan kuburan ke keadaan semula,” tambah pernyataan Kemenlu, lansir Daily Sabah.

Penindasan Minoritas Muslim di Trakia Barat

Wilayah Trakia Barat Yunani di timur laut negara itu adalah rumah bagi minoritas Muslim Turki yang telah lama eksis berjumlah 150.000 orang, atau sekitar sepertiga dari populasi. Hak-hak mereka dijamin di bawah Perjanjian Lausanne 1923, tetapi sejak itu situasinya terus memburuk.

Usai junta Yunani berkuasa pada tahun 1967, orang-orang Turki di Trakia Barat menghadapi penganiayaan yang kejam dan pelanggaran hak oleh negara Yunani, sering kali merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap keputusan pengadilan Eropa, karena negara tersebut mulai melihat minoritas Muslim Turki sebagai “sandera” dalam hubungannya dengan Turki.

Meskipun junta digulingkan pada tahun 1974, penganiayaan terhadap minoritas Turki diambil alih dan dilanjutkan oleh pemerintahan Yunani yang terpilih secara demokratis.

Turki telah lama mengecam perlakuan dan pelanggaran hak “warga negara kelas dua” Yunani terhadap Muslim dan minoritas Turki di negara itu, mulai dari menutup masjid dan menutup sekolah hingga mencegah mereka menggunakan istilah “Turk” atau “Turki” saat menyebutkan nama sekolah mereka dan yayasan, dan melarang mereka memilih perwakilan agama.
Serikat Turki selama bertahun-tahun berjuang untuk memastikan hak-hak dasar bagi kelompok minoritas, menyerukan hukum internasional dan Uni Eropa, serta kepatuhan terhadap putusan Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa (ECtHR).

Baru-baru ini, Dewan Eropa memutuskan untuk memperingatkan Yunani dengan surat menyerukan penerapan keputusan ECtHR, yang disambut baik oleh Turki di Trakia Barat. Kelompok tersebut menekankan bahwa desakan Yunani untuk tidak menerapkan keputusan ECtHR akan terus menimbulkan hambatan besar bagi pembentukan kepercayaan antara minoritas Turki Thracian Barat dan negara Yunani.*


Zaman Revolusi Media | Media lemah, da’wah lemah, ummat ikut lemah. Media kuat, da’wah kuat dan ummat ikut kuat
Langkah Nyata | Waqafkan sebagian harta kita untuk media, demi menjernihkan akal dan hati manusia
Yuk Ikut.. Waqaf Dakwah Media
Rekening Waqaf Media Hidayatullah:
BCA 128072.0000 Yayasan Baitul Maal Hidayatullah
BSI (Kode 451) 717.8181.879 Dompet Dakwah Media

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Kekaisaran OttomanKekhalifahan UtsmaniyyahPemakaman MuslimTrakia BaratTurkiTurkiyeYunani
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penemuan Bungkusan Mencurigakan yang Diduga Bom, Masjid Central Edinburgh Ditutup
Tulisan selanjutnya Pengamat: Politik Identitas Sah-sah Saja, Tapi Ada yang Mesti Dihindari

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakai Toilet Umum Kaum Hawa Disuruh Bayar Kaum Adam Gratis, Wanita Austria Ini Menggugat

Berita
16 Agustus 2026 10:55
LPPOM Raih Indonesia Public Relations Awards 2026 Kategori Corporate Reputation
Kecam Pengakuan Kolombia atas Kedaulatan ‘Israel’ di Golan, Oman: Melanggar Hukum Internasional
Wamenag Minta Masyarakat Tenang, Kasus Promosi Miras di The Sounds Project Harus Diusut Tuntas
Lawan Polisi, Aktivis Akar Rumput Amerika Merusak Kamera Pengawas Flock Satu Per Satu

Terbaru

  • Sebut Orang Palestina Bukan Manusia, Menteri ‘Israel’ Serukan Pembunuhan Massal
  • Takuti Warga ‘Israel’, Netanyahu Pajang Wajah Para Pemimpin Muslim di Baliho Pemilu
  • Raja Yordania akan Melawat ke China
  • Kantor Perdana Menteri Pemerintah Kurdistan Diserang Drone
  • HUT ke-81 RI, MUI: Mari Jaga Moral Bangsa dari Penyimpangan Seksual
  • Haedar Nashir: Indonesia Milik Bersama, Kemakmuran Rakyat Harus Menjadi Agenda Utama
  • Syair Ahmad Baktsir dan Detak Jantung Diplomasi Kemerdekaan RI di Kairo
  • Turki dan Saudi Perkuat Kerjasama Energi, Usai Sepakati Pakta Pertahanan Makkah
  • 22 Persen Yahudi ‘Israel’ Dukung Usir Warga Palestina ke Luar Negeri
  • Iran Hadiahi Rp480 Juta Warganya yang Berhasil Tangkap atau Bunuh Tentara AS

Mungkin Anda Juga Suka

Muhammadiyah Hidayatullah
Berita

Haedar Nashir: Indonesia Milik Bersama, Kemakmuran Rakyat Harus Menjadi Agenda Utama

17 Agustus 2026 15:21
Berita

Turki dan Saudi Perkuat Kerjasama Energi, Usai Sepakati Pakta Pertahanan Makkah

17 Agustus 2026 07:00
Berita

22 Persen Yahudi ‘Israel’ Dukung Usir Warga Palestina ke Luar Negeri

17 Agustus 2026 06:00
Berita

Iran Hadiahi Rp480 Juta Warganya yang Berhasil Tangkap atau Bunuh Tentara AS

17 Agustus 2026 05:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?