Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Feature

Petinju Ini Jadi Muslim Pertama yang Memenangkan Gelar Juara Dunia di Arab Saudi

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 4 Maret 2023 16:09 4:09 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 2 Maret 2023 11:45
Bagikan
Petinju Muslim Badou Jack Arab Saudi
Petinju Muslim Badou Jack
Bagikan

Hidayatullah.com — Sebagai petinju Muslim, Badou Jack tidak bisa membayangkan tempat yang lebih ideal lagi baginya untuk memenangkan gelar juara dunia selain di negara Muslim.

Daftar isi
  • Lantas Siapakah Badou Jack?
  • Karir Profesional
  • Keluarga
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Harapan tersebut akhirnya terwujud, petinju 39 tahun bernama lengkap Badou Johannes Gabriel Jack berhasil merebut sabuk gelar juara WBC setelah menang atas Ilunga Makabu dalam pertandingan Tinju dunia di Diriyah Arena, Arab Saudi.

Dalam perebutan gelar dunia kelas Jelajah (Cruiserweight) yang digelar pada Ahad 27 Februari 2023, petinju Muslim asal Swedia tersebut menang TKO ronde 12.

“Ini seperti basis penggemar baru,” kata Jack kepada BoxingScene.com. Saudi, Dubai, Abu Dhabi—ada banyak pertarungan besar yang terjadi di sini. Saya memiliki kesempatan untuk menjadi Muslim pertama yang memenangkan gelar juara dunia di Arab Saudi. merupakan suatu kehormatan untuk menambah tradisi yang berkembang itu,” lanjut Jack.

“Saya sudah bolak-balik sejak 2017,” jelas Jack, yang memenangkan lima start terakhirnya. “Ini adalah negara Muslim. Ini aman. Banyak hal yang harus dilakukan untuk anak-anak dan keluarga. Tidak ada penembakan di sekolah. Tidak ada penembakan polisi, tidak ada yang seperti itu. Itu juga lebih dekat dengan keluarga saya di Swedia. Itu benar-benar di tengah alam semesta,” ujarnya membandingan negara Muslim seperti Arab Saudi dengan negara Barat.

Baca Juga

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam
Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Pertandingan di Arab Saudi menjadi penampilan keempatnya berturut-turut di Timur Tengah. Lima tahun terakhir Badou Jack tinggal di Dubai, Uni Emirat Arab.

https://twitter.com/BadouJack/status/1630731415963983873

Badou Jack seringkali memposting fotonya melaksanakan umrah di depan Ka’bah. Bahkan, usai merebut gelar juara, Badou mengunggah fotonya melaksanakan berdoa di depan Ka’bah bersama petinju Muslim lain seperti legenda tinju dunia Mike Tyson dan Devin Haney.

Baca juga: Juara Tinju Dunia Anthony Joshua Dibully Gara-Gara Foto Shalat

Lantas Siapakah Badou Jack?

Bagi sebagian besar orang, nama Badou Jack tidaklah familiar. Namun hal ini berbeda bagi para penggemar tinju.

Badou Jack adalah seorang petinju profesional kelahiran Stockholm, Swedia pada Oktober 1983. Sejak kecil Badou Jack dibesarkan dengan ajaran Islam.

Ia memulai karir amatirnya di dunia tinju pada tahun 2001 di usia 18 tahun.Dia memegang rekor 150 kemenangan dan 25 kekalahan. Dia memenangkan kejuaraan nasional Swedia lima tahun berturut-turut, 2004-2008, 4 kali di kelas menengah dan sekali di kelas berat ringan.

Badou Jack bersama Mike Tyson saat konferensi pers sebelum pertandingan

Pada 2007, Jack dinobatkan sebagai petinju terbaik tahun ini oleh Federasi Tinju Swedia. Dalam kejuaraan nasional terakhirnya pada tahun 2008 ia mengalahkan sesama bintang yang sedang naik daun Erik Skoglund di final.

Baca juga: Jadi Adik Ipar Rodtang, Ternyata Pemuda Muslim Ini Petinju Tak Terkalahkan

Badou lantas mewakili Swedia di kelas berat ringan sebelum pindah ke Gambia, di mana dia memenuhi syarat untuk Olimpiade 2008.

Pada Turnamen Kualifikasi Olimpiade AIBA Afrika 2008 ke-2, dia melewati kompetisi untuk menang; final adalah kemenangan telak atas Herry Saliku Biembe dari DR Kongo.
Jack lolos ke Olimpiade 2008 untuk Gambia di divisi kelas menengah, dan menjadi pembawa bendera negara di Upacara Pembukaan. Namun, dia kalah di babak pertama dari Vijender Singh dari India.

Karir Profesional

Petinju berjuluk The Ripper tersebut, memulai karir profesionalnya di negara asalnya Swedia, di mana ia memenangkan pertarungan debutnya dengan keputusan bulat pada 6 Juni 2009. Empat pertarungan berikutnya digelar di Swedia dan Finlandia, dengan Jack menang masing-masing dengan KO/TKO, dua di babak pertama.

Petinju Muslim tersebut sempat bergabung dengan Mayweather Promotions, firma promosi tinju milik Floyd Mayweather Jr.

Sebelum berkompetisi di kelas Jelajah, Badou Jack pernah menjadi juara di dua divisi berbeda yakni memegang gelar kelas menengah super WBC dan kelas berat ringan.

Keluarga

Badou Jack memiliki istri bernama Yasmin, yang dinikahinya pada Oktober 2014. Dari Yasmin, ia memiliki dua orang anak. Anak pertamanya, seorang perempuan bernama Malaniyah, lahir pada 14 April 2016, dan anak keduanya seorang laki-laki bernama Malik, lahir pada 16 Maret 2018.*

Badou Jack bersama kedua anaknya, Malaniyah dan Malik, di depan Ka’bah

Baca juga: Ziyad al-Maayouf Orang Saudi Pertama Juara Tinju Profesional

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiBadou JackDevin HaneyHeadlineJuara TinjuMike TysonPetinju Muslimtinju
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dosen Unair: Alasan Childfree Merupakan Gejala Berlebihan akibat Pengaruh Liberalisme
Tulisan selanjutnya Saudi Al Qaeda Titah Raja: Arab Saudi Merayakan Hari Bendera Setiap 11 Maret

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Feature

Karena Politik Penjaga Sapi, Peternak Menangis Pasar Sepi

27 Mei 2026 07:57
Feature

Niat Ajak Teman Kembali Kristen, Pemuda Ini Justru Temukan Hidayah dan Masuk Islam

30 April 2026 14:00
Feature

Jawad Pulang dengan Luka Siksaan ‘Israel’

26 Maret 2026 07:50
Feature

Dapur Tak Pernah Padam: 224 Tahun Memberi Makan Fakir dan Musafir

20 Maret 2026 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?