Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Cermin

Polisi Shaleh Itu Berpulang Setelah Menolong Warga Tenggelam

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 29 November 2015 09:31 9:31 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 29 November 2015 09:31
Bagikan
AKP Mukhlis bersama Ustadz Arifin Ilham dalam suatu kesempatan.
Bagikan

SEORANG polisi tengah berjaga di sekitar Bendungan Leuwi Pogor, Sungai Cikindul. Tiba-tiba saja ia melihat seorang warga yang hanyut di sungai itu. Dirinya pun terpanggil untuk menyelamatkannya.

Namun, Kamis (26/11/2015) siang itu, niat baiknya membantu orang lain malah menimbulkan resiko kematian bagi dirinya. Begitulah yang dialami oleh AKP Muhammad Mukhlis (ada yang menulis Muchlis).

Komandan Kompi Brimob Subdetasemen 3 Cipanas, Cianjur itu berpulang ke Rahmatullah, setelah berupaya menyelamatkan seorang warga, Jamaluddin (28). Warga tersebut hanyut di bendungan yang terletak di Kampung Cipurut, Desa Cijagan, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat itu.

Kepergian Mukhlis, selain bagi jajaran Brimob, juga meninggalkan duka tersendiri bagi Ustadz Arifin Ilham. Pendiri Majelis az-Zikra, Sentul, Bogor ini rupanya cukup dekat dengan almarhum. Sang ustadz pun menyampaikan belasungkawanya.

“Innaa lillaahi wa innaa ilaihi roojiuun. Sesungguhnya kita semua milik Allah dan semua kita akan kembali kepada Allah. AKP Mukhlis adalah anggota Brimob yang selalu hadir dzikir bersama keluarga beliau, (istri beliau seorang mualaf) dan sekaligus beliau komandan koordinasi setiap Taushiyah Zikir Akbar di Masjid az-Zikra Sentul,” ungkap Arifin Ilham di fans page facebook resminya, Kamis malam.

Baca Juga

Karāmah yang Tidak Pernah Diminta
Kisah ODGJ Berbagi Makanan
Saat Suami Jadi ‘Pusat’ Perhatian karena Urus Bayi Sendirian
Kehilangan Uang yang Bikin Ketagihan…
Pondok Gontor Putri, Al Hamra, dan Hagia Sophia

Ia menceritakan, dalam upayanya menolong warga yang tenggelam, Mukhlis berhasil mendorong dan menolong orang itu ke tepi sungai yang berarus deras. Namun, tuturnya, Mukhlis malah terbawa arus hingga Allah wafatkan.

“Para sahabat yang menyaksikan beliau sempat mendengar almarhum bertakbir berkali-kali. Allahu Akbar! Memang, almarhum hamba Allah yang selalu berdzikir terutama setiap hari dengan wirid al-Asmaaul Husna,” tulis Arifin Ilham.

Ia mengaku, setiap mengajak Mukhlis dalam dakwah, almarhum bersama para anggotanya selalu turut mengumandangkan Asmaaul Husna.

Suatu ketika, Mukhlis pernah menyampaikan ke Arifin Ilham, betapa bahagianya ia diikutsertakan sebagai petugas keamanan setiap Zikir Akbar sang sutadz. Di sisi lain, Mukhlis kepada Arifin Ilham mengaku ada perasaan berat setiap bertugas menjaga para demonstran.

Arifin Ilham lantas bertanya, mengapa ia bisa merasakan kebahagiaan itu? “(Karena) Mukhlis sayang semua pak ustadz” jawab Mukhlis seperti ditirukan Arifin Ilham.

“Subhanallah, justru seperti Muhklis-lah yang dibutuhkan rakyat ini; sabar, santun, lembut, amanah tetapi tetap tegas!” timpal Arifin Ilham kepada Mukhlis kala itu.

Semoga Syahid

Berdasarkan informasi yang dihimpun hidayatullah.com, insiden itu terjadi saat Mukhlis dan sejumlah anggotanya sedang bertugas mengamankan kegiatan arung jeram di Sungai Cikindul.

Tiba – tiba saja, sekitar pukul 09.00 WIB, Jamaludin yang tengah menyeberangi sebuah jembatan di atas bendungan sungai tercebur akibat terpeleset. Ia pun berteriak meminta pertolongan, lantas tenggelam terbawa arus.

“AKP Muchlis dan satu anggotanya, Bripda Prento (Anggota Brimob Subden 3 Cipanas) dengan sigap segera terjun ke bendungan atau sungai untuk menyelamatkan warga yang tenggelam itu. Akan tetapi dalam prosesnya AKP Muchlis dan Bripda Prento ikut tenggelam juga,” terang Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Sulistyo Pudjo Hartono, seperti dikutip kompas.com, Kamis (26/11/2015).

Polisi lainnya pun bergegas menolong mereka. Namun nyawa Mukhlis tak tertolong. Sementara Prento dan Jamaludin dapat diselamatkan dalam kondisi kritis. Tim Dokkes lantas membawa korban ke RSUD Cianjur. Jenazah Mukhlis dibawa ke Mako Subden 3 Cipanas untuk disemayamkan.

Beberapa saat kemudian, jenazah diberangkatkan ke Bogor untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) dekat rumah duka, Perum Villa Bogor Indah Pelican Blok CE 13 Nomor 8, Bogor.

Arifin Ilham bersama AKP Mukhlis. [Foto: FB]
Arifin Ilham bersama AKP Mukhlis. [Foto: FB]
Proses pemakaman secara militer dimulai sekitar pukul 17.00 WIB. Arifin Ilham turut melayat sekaligus memimpin doa dalam pemakaman Mukhlis. Menurut Sulistyo seperti dikutip liputan6.com, almarhum ikut tenggelam diduga karena arus air yang cukup besar.

Menurut Arifin Ilham, Mukhlis adalah polisi shaleh yang mulia; rela mengorbankan dirinya tenggelam demi menyelamatkan warga tersebut. Sungguh, katanya, negeri ini sangat merindukan polisi shaleh seperti almarhum tercinta yang sayang pada rakyatnya karena Allah.

Ustadz yang populer dengan dzikirnya itu lantas mengutip sebuah sabda Rasulullah yang diriwayatkan Imam Muslim, “Siapa yang terbunuh di jalan Allah, dia syahid. Siapa yang mati (tanpa dibunuh) di jalan Allah dia syahid, siapa yang mati karena wabah penyakit Tha’un, dia syahid. Siapa yang mati karena sakit perut, dia syahid. Siapa yang mati karena tenggelam, dia syahid.”

Arifin Ilham pun menyebut almarhum sebagai anggota polisi yang rendah hati, murah senyum, penyayang, dermawan serta selalu menjaga wudhu. Mukhlis juga disebutnya selalu berjamaah dan aktif dalam kepengurusan masjid.

Semoga, tambah Arifin Ilham, almarhum diterima Allah sebagai syuhada, diampuni seluruh dosanya, diberi hikmah kesabaran untuk keluarganya, dan Allah masukkan ke dalam Syurga-Nya.

Dalam postingannya di media sosial itu, ia menurutkan tiga buah foto bersama Mukhlis dan rekan-rekannya di sejumlah lokasi berbeda. Meski dari ketiga foto itu tak ada penjelasan mana polisi yang bernama Mukhlis, namun ada satu sosok polisi yang terlihat selalu berdampingan dengan Arifin Ilham.

“(Itu) foto tiga minggu lalu bersama almarhum. Abang (saya. Red) menulis ini setelah ta’ziyyah imam shalat jenazah di rumah almarhum yang sangat sederhana. Selamat jalan menuju keridhaan Allah, duhai sahabatku, duhai polisi yang shaleh. Doa kami selalu menyertai Abang Mukhlis. Aamiin!” tutup Arifin Ilham.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Arifin IlhamKematianpolisitolong-menolong
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rusia Mulai Batasi Impor dan Pekerja dari Turki
Tulisan selanjutnya Warga Inggris Berunjuk Rasa Menentang Serangan Udara di Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Cermin

“Nak, Ustadzah Boleh Peluk?”

2 Juli 2022 09:40
Cermin

Cerita Almarhum Pendiri Hidayatullah Kepingin Berjumpa Ramadhan Tahun Ini…

17 Februari 2022 07:59
Cermin

Ketika Nikmat Shalat Berjamaah Itu Terhalangi, Begini Pengakuan Sang Dai…

3 Januari 2022 05:00
Cermin

Bantuan Allah itu Datang Tengah Malam Persis Sesuai yang Dibutuhkan

27 Desember 2021 15:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?