Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Cermin

Akhirnya Mantan Raper Alkoholik Itu Memeluk Islam Dan Cintai Arab (2)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Oktober 2014 13:31 1:31 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Oktober 2014 15:00
Bagikan
Kristin Nicole Ritchie (28), dulu rapper alkoholic, sekarang mencintai Islam dan berhijab
Bagikan

Sambungan dari halaman PERTAMA

NAMUN keresahan ibunya tidak pernah surut karena takut anaknya akan bergabung dengan kelompok teroris. Keresahan ibunya ikut didukung oleh keterampilan Abby dalam ilmu komputer, mampu berbicara dalam banyak bahasa, apalagi Abby adalah seorang mantan tentara.

Bagi ibunya, tidak ada yang kurang untuk menjadi seorang teroris dengan semua keterampilan yang dimiliki Abby. Ketika ibunya mencari informasi tentang Islam di internet, yang ia temukan hanyalah tentang Al Qaidah dan Taliban.

Ibunya berfikir bahwa kelompok teroris sudah mencuci otak anaknya untuk bergabung dengan mereka karena ibunya berfikir bahwa Abby adalah seseorang yang mudah dipengaruhi dan dirubah. Ibunya merasa bahwa ketika anaknya menemui sesuatu atau seseorang yang baik, dia akan melakukan segala apa yang mereka inginkan.

Puncaknya, Abby sering diteriaki “teroris” oleh publik di keramaian hanya karena mengenakan hijab dan pakaian hitam.

Baca Juga

Karāmah yang Tidak Pernah Diminta
Kisah ODGJ Berbagi Makanan
Saat Suami Jadi ‘Pusat’ Perhatian karena Urus Bayi Sendirian
Kehilangan Uang yang Bikin Ketagihan…
Pondok Gontor Putri, Al Hamra, dan Hagia Sophia

“Kembalilah ke negara asalmu!,” teriak orang-orang di keramaian. Namun Abby hanya menjawab, “Hei! Aku lahir dan besar di Texas.”

“Aku bertemu banyak orang yang bertanya kepadaku apakah aku bekerja untuk FBI, karena mereka fikir aku sedang bekerja untuk Arab dan memata-matai Amerika. Mencoba membaurkannya dengan orang-orang Amerika, dan melaporkannya ke Saudi Arabia, organisasi Muslim atau apapun,” jelasnya seperti dikutip laman TIM.

Komentar tidak mengenakan hati pernah juga berdatangan setelah Abby tampil di acara Doctor Phil.

“Otakmu sudah dicuci oleh orang-orang Arab, otakmu sudah di cuci oleh Muslim. Kau harus kembali kepada Yesus, kau harus tahu bahwa Yesus adalah Tuhan dan Penyelamatmu. Kau harus kembali ke jalan yang benar dan kau akan disiksa di neraka kecuali kalau kau menjadikan Yesus sebagai Tuhan dan Penyelamatmu,” komentar beberapa orang non-Muslim terhadap Abby.

Di sisi lain, hanya sedikit Muslim yang menyambut Abby dan mengerti tentang keadaan yang ia rasakan saat ini.

Meski tekanan dan kecaman datang, kecintaannya pada negara Arab Saudi terus tak terhenti. Ini terlihat dari stiker di mobilnya yang bertuliskan “I love Saudi Arabia” dan sebuah stiker bendera Arab Saudi.

Rencananya ke depan adalah Abby akan berangkat ke Arab Saudi untuk studi.*/Darda Muhammad Firdaus Sofyan

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:alkoholArabMuallafMuslimahseks bebasshalat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dalil Relativisme dan Tato Bu Menteri (2)
Tulisan selanjutnya Amir Kuwait Mendadak Kunjungi Saudi di Saat Muncul Masalah Ladang Minyak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Cermin

“Nak, Ustadzah Boleh Peluk?”

2 Juli 2022 09:40
Cermin

Cerita Almarhum Pendiri Hidayatullah Kepingin Berjumpa Ramadhan Tahun Ini…

17 Februari 2022 07:59
Cermin

Ketika Nikmat Shalat Berjamaah Itu Terhalangi, Begini Pengakuan Sang Dai…

3 Januari 2022 05:00
Cermin

Bantuan Allah itu Datang Tengah Malam Persis Sesuai yang Dibutuhkan

27 Desember 2021 15:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?