Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Cermin

“Bawalah Putriku ke Surga” [2]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Februari 2016 20:54 8:54 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Februari 2016 20:51
Bagikan
Bagikan

Sambungan artikel PERTAMA

 

Itulah sekilas kondisi yang pernah kurasakan waktu itu, sebelum status kebujanganku berubah oleh akad ijab qabul yang kuucapkan dan disahkan sang penghulu di hadapan seorang lelaki yang kini telah resmi menjadi bapak mertuaku, Slamet Wahyudi.

Semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan kepada beliau dan istri beserta keluarga lainnya di Kota Balikpapan sana, Aamin.

Sebelum ini, aku tak pernah mengenal bahkan tak tahu menahu siapa itu Pak Slamet. Terlebih, putri keduanya yang kini telah serumah berdua denganku di bilangan pinggiran Ibu Kota Jakarta, seusai buku nikah kuperoleh resmi keluaran Departemen Agama Balikpapan.

Baca Juga

Karāmah yang Tidak Pernah Diminta
Kisah ODGJ Berbagi Makanan
Saat Suami Jadi ‘Pusat’ Perhatian karena Urus Bayi Sendirian
Kehilangan Uang yang Bikin Ketagihan…
Pondok Gontor Putri, Al Hamra, dan Hagia Sophia

Jodoh itu bermula ketika salah satu ustadzku memperkenalkan nama Pak Slamet. Iya, dialah seorang ayah yang putrinya akan hendak dita’arufkan denganku.

“Ini ada salah satu dosen putri di sini, putri dari Pak Slamet. InsyaAllah agamanya dapatlah, akhlaknya baik dan shalehah,” demikian kurang lebih redaksi pesan dari salah satu ustadzku kala itu.

Aku sendiri bahkan tak pernah tahu Pak Slamet. Apalagi putrinya. Entahlah tiba-tiba dengan bismillah, tanpa ba-bi-bu akupun langsung mengiyakan, meskipun aku belum tahu dari keturunan keluarga yang seperti apa? Bahkan aku belum pernah melihat secara langsung bagaimana fisiknya dan begitu seterusnya.

Tapi, satu yang sudah pasti kutahu, ialah agamanya, berbekal informasi dari ustadzku.

Itulah, salah satu yang menjadi alasanku menerima tawaran dari ustadzku waktu itu. Dan alasan itulah pula yang aku sampaikan kepada Pak Slamet saat pertama kali bertemu dengannya, mengapa aku bersedia mengkhitbah putrinya.

Dengan niat hanya untuk mencari keridhaan Allah Subhanahu Wa Ta’ala, maka kuutarakan I’tikad baik untuk mengkhitbah putri keduanya. Dalam kesempatan itu, satu jawaban dari Pak Slamet yang cukup menghentakku, bahkan menahanku untuk tetap mempertahankan air mata yang hendak menetes perlahan.

“Saya terima khitbahnya, salah satu mahar yang bapak minta ‘Bawalah putriku ke Surga-Nya’,” demikian pintanya sambil tersenyum. Ya Allah, rasanya saya telah mendapatkan seorang calon mertua dan dari putri yang pasti shalihah, InsyaAllah.

Alhasil, kami akhirnya menikah dengan cara sederhana dan bersahaja. Istriku tak menentukan mahar yang memberatkan. Sungguh inilah rahmat dan berkah Allah yang diberikan kepada saya, sebuah keluarga yang sholeh dan shalihat.

Hanya yang pasti, titipan dan pesan mertuaku agar “membawa putrinya ke Surga” kedengarannya mudah, tapi sungguh perjalanan yang tidak mudah. Sebab, kunci untuk mampu membawa seorang istri masuk ke Surga-Nya bukanlah materi, tetapi iman dan ilmu yang melahirkan sebuah ketaatan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam wujud amalan kebaikan.

Semoga amanah dan titipan  yang berat ini membuatku menjadi suami yang shalih,  bisa memelihara diri dan keluargaku dari siksa api neraka. Ya Allah Ya Karim, lindungi kami, jagalah diri dan keluarga kami dari siksa api neraka. Sebagaimana firmanMu;

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَاراً وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (QS. At-Tahrim: 6)

Ya Allah Ya Rab, selimuti keluarga kami dengan akhlak yang mulia, sebabagaimana Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda; “Mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya di antara mereka. Dan sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap istri-istrinya.” (HR. Ahmad).*/Obby el-Madina

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:istrijodohmenikahpernikahansurga
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kedutaan Rusia Posting Foto Pemboman oleh Rezim Assad, Tapi Salahkan Turki
Tulisan selanjutnya Penampungan Migran Terbakar, Warga Jerman Bersorak Gembira

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Cermin

“Nak, Ustadzah Boleh Peluk?”

2 Juli 2022 09:40
Cermin

Cerita Almarhum Pendiri Hidayatullah Kepingin Berjumpa Ramadhan Tahun Ini…

17 Februari 2022 07:59
Cermin

Ketika Nikmat Shalat Berjamaah Itu Terhalangi, Begini Pengakuan Sang Dai…

3 Januari 2022 05:00
Cermin

Bantuan Allah itu Datang Tengah Malam Persis Sesuai yang Dibutuhkan

27 Desember 2021 15:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?