Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Cermin

Kisah Semangat Pemuda Mewujudkan Mimpi Belajar

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 September 2017 02:17 2:17 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 September 2017 09:00
Bagikan
[Ilustrasi] Muslim belajar.
Bagikan

SEBUTLAH namanya Fulan. Sosok pendidik yang sangat saya idolakan di sebuah Sekolah Menengah Atas, tempat saya menimba ilmu di Maluku.

Banyak faktor yang menjadi daya tarik bagi saya pribadi kepada beliau dibanding guru-guru yang lain.

Bersahabat, santun, hormat kepada yang muda, inspiratif, adalah di antara karakter yang menurut saya melekat pada sosok beliau.

Suatu hari,  semasa saya duduk di kelas dua, Ustadz Fulan menyampaikan motivasi di depan murid-murid. Tema yang diangkat tentang kemuliaan menuntut ilmu dan mengajarkannya kepada khalayak umum.

Pesan yang sangat melekat di benak, beliau bertutur; bahwa sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling banyak memberikan manfaat bagi orang lain.

Baca Juga

Karāmah yang Tidak Pernah Diminta
Kisah ODGJ Berbagi Makanan
Saat Suami Jadi ‘Pusat’ Perhatian karena Urus Bayi Sendirian
Kehilangan Uang yang Bikin Ketagihan…
Pondok Gontor Putri, Al Hamra, dan Hagia Sophia

Guru, masih kata Ustadz Fulan, adalah profesi yang sangat strategis untuk mengewajantahkan visi itu.

“Karena itu, kalian harus semangat belajar. Jangan berhenti sekolah. Harus lanjut ke perguruan tinggi,” sengatnya.

Pesan itu benar-benar menjadi penyulutku untuk terus belajar, dan bertekat melanjutkan studi. Sekalipun saya menyadari, keinginanku itu akan berbentur dengan kondisi finansial orangtua.

Baca: Saat Salaf Menuntut Ilmu Syar’i (1)

Ya. Orangtuaku hanyalah seorang petani biasa. Penghasilannya pas-pasan untuk kebutuhan hidup. Bahkan seringnya kekurangan.

Namun, kondisi itu sama sekali tak mampu meredam api semangat belajarku waktu itu.

Setelah lulus SMA, kuberanikan diri untuk mendaftar kuliah di salah satu perguruan tinggi Islam negeri. Tes. Alhamdulillah diterima.

Persoalannya ada pada biaya. Total  yang dibutuhkan Rp 1.300.000.  Kukabarkan hal itu ke rumah. Alhamdulillah, tepat sekali waktu itu kedua orangtua mendapat kelonggaran rezeki. Namun, mereka mengaku tak mampu kalau harus memenuhi total biaya yang diperlukan.

“Bapak hanya bisa memberi uang sejuta rupiah,” kata bapak, dari seberang telepon.

“Enggak apa-apa, Pak. Insya Allah nanti saya akan cari tambahannya,” jawabku meyakinkan, agar keduanya tenang.

Bagaimana langkahku menggenapkan uang pendaftaran dan semesteran itu?

Setelah berdiskusi dengan beberapa teman akrab, diputuskanlah untuk mengamen.

Sebagai informasi, sejak duduk di bangku SMA, saya memiliki beberapa teman akrab, dimana kami terus duduk sekelas. Sampai kuliah.

Untuk mengikat tali hubungan, kami pun membuat organisasi. Saya ditunjuk sebagai sekretaris. Tugasku mengurus keadministrasian.

Tidak hanya tempat kuliah, ngekos pun kami bareng. Jadi semakin kloplah kami. Saling membantu ketika dalam kesulitan.

Kesehari-harian teman-temanku itu mengamen untuk menyambung hidup. Dari situlah kami, termasuk saya sendiri, menyandarkan keperluan sehari-hari, misal makan, termasuk membayar kos-kosan.

Namun kenyamananku terusik. Saya merasa bahwa aktivitas mengamen sama dengan meminta-minta.

Akhirnya, ketika hendak naik ke semester tiga, kuputuskan untuk keluar kuliah. Terlebih mendapati kenyataan, saya tidak punya sama sekali uang guna membayar pendaftaran ulang dan semester lanjutan kuliah.

Baca: Harta Habis Tak Tersisa Demi Menuntut Ilmu

Merantau ke Jawa

Sedih itu sudah pasti, mendapati mimpi melanjutkan studi patah di tengah jalan. Tapi apa mau dikata, keadaan memaksa demikian.

Tapi yang menjadi peganganku, selama ada niat kebaikan, Allah akan menunjukkan jalan keluarnya. Meski saya sendiri tidak mampu menerka.

Dan benar. Selepas beberapa lama keluar dari kuliah dan sempat melabuhkan diri di sebuah pesantren di Maluku, tanpa diduga, Allah mempertemukan saya dengan seorang ustadz asal Jawa, yang aktif di salah satu organisasi Islam.

Panjang lebar kami mengobrol. Mungkin karena menangkap hasrat besar belajarku dalam diskusi ringan itu, pada akhirnya sang ustadz mengajukan tawaran kepadaku untuk melanjutkan kuliah di Jawa.

Katanya, di sana ormas tempatnya mengabdikan diri, menyediakan beasiswa full bagi mereka yang berprestasi. Mulai dari dana kuliah,  makan, hingga tempat tinggal.

Nyessss….

Baca: Terjang Hujan Lebat demi Belajar Al-Qur’an, Ayu Meninggal Tertimpa Reruntuhan

Rasanya lapang sekali dada mendapat kabar gembira itu. Terlebih, soal biaya keberangkatan, ustadz itu pun berujar hendak memberikan bantuan semampunya.

Mendengar itu, Saya benar-benar bahagia. Saya merasakan Allah benar-benar telah menunjukkan kuasa-Nya padaku, bahwa Dia akan senantiasa memberi kemudahan bagi setiap hamba-Nya yang mengharapkan kebaikan.

Singkat kisah. Setelah melalui berbagai tes yang diselenggarakan, Alhamdulillah, saya dinyatakan lulus.

Saat ini saya masih duduk di semester awal. Perjalanan masih panjang. Mohon doa, semoga ilmu yang saat ini saya pelajari di institusi kesayanganku ini, bermanfaat bagiku, keluarga, dan umat Islam ke depannya. Amiin.* Sebagaimana yang dikisahkan Abdul Mujahid, asal Maluku, kepada Khairul Hibri

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:belajargurukuliahMalukumenuntut ilmumotivasi belajarmuridPemudapemuda islampendidikan islamPerguruan Tinggisemangat belajarustadz
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ribuan Orang Antar Pemakaman 11 Santri Tahfidz Darul Quran Ittifaqiyah
Tulisan selanjutnya Israel Kembali Bangun Pemukiman Ilegal Baru

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Palestina Terkini

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Palestina Terkini
13 Juli 2026 05:55
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Cermin

“Nak, Ustadzah Boleh Peluk?”

2 Juli 2022 09:40
Cermin

Cerita Almarhum Pendiri Hidayatullah Kepingin Berjumpa Ramadhan Tahun Ini…

17 Februari 2022 07:59
Cermin

Ketika Nikmat Shalat Berjamaah Itu Terhalangi, Begini Pengakuan Sang Dai…

3 Januari 2022 05:00
Cermin

Bantuan Allah itu Datang Tengah Malam Persis Sesuai yang Dibutuhkan

27 Desember 2021 15:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?