Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kisah & Perjalanan

Rajin Tahajud, Ngaji, dan Taklim, Pasangan Lansia Selamat dari Erupsi Semeru

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 Desember 2021 15:30 3:30 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Desember 2021 19:18
Bagikan
Mukhri, warga di Dusun Umbulan, Desa Supiturang, Pronojiwo, Lumajang, Sabtu (11/12/2021).
Bagikan

Hidayatullah.com–Bencana erupsi Gunung Semeru memberi dampak bagi banyak kehidupan dan meninggalkan berbagai cerita. Termasuk kisah-kisah menarik dari korban yang selamat, seperti sepasang lansia ini yang ditinggal saat erupsi terjadi.

Saman dan istrinya, Paini, memilih tetap tinggal di dalam rumahnya di Dusun Umbulan, Desa Supiturang, Pronojiwo, Lumajang saat bencana erupsi terjadi. Keduanya tetap diam saat lahar Gunung Semeru menyapu dusun Umbulan, termasuk rumah keduanya.

Menantu dari Saman dan Paini, Mukhri mengatakan kepada hidayatullah.com pada Jumat (10/12/2021), ia terpaksa meninggalkan kedua mertua yang tinggal seatap dengannya tersebut. Ia mengaku keduanya menolak untuk ikut mengungsi saat lahar sudah semakin dekat dengan kediaman mereka.

“Sudah pergi saja, kami di sini saja,” ungkap Mukhri menirukan ucapan mertuanya.

Mukhri mengatakan bahwa ia terpaksa meninggalkan Saman dan Paini, karena tak mungkin juga membawa keduanya dengan paksa. “Mertua saya jalannya sudah tertatih, sedangkan saya juga harus membawa anak-anak saya,” ujarnya.

Baca Juga

Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia mengunjungi Palestina dan Masjidil Aqsha
Keadaan Masjidil Aqsha dan Rakyat Palestina di Bawah Penjajahan Israel
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [2]
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [1]
Manis Asin Bisnis Si Kental Hitam
Syiarkan Tilawah al-Quran, Mahasiswa STAIL Selenggarakan “Touring Quran”

Awalnya istri Mukhri menolak untuk meninggalkan kedua orangtuanya dan ingin ikut tinggal menemani. Namun dalam situasi genting, Mukhri akhirnya bisa membujuk istrinya untuk mengungsi dan setidaknya menyelamatkan kedua anak mereka.

“Setidaknya yang lainnya bisa hidup,” ungkap Mukhri.

Mukhri yang berprofesi sebagai penambang tersebut mennyampaikan bahwa ia masih mengingat jelas detik-detik erupsi Gunung Semeru terjadi.

“Sekitar jam 4 sore, suasana gelap seperti terjadi gerhana. Dan suara gemuruh semakin mendekat,” tuturnya.

Begitu muntahan lahar berhenti mengalir, Mukhri pun langsung kembali menuju ke rumahnya untuk mengecek kondisi mertuanya.

“Begitu lahar berhenti, saya langsung kembali. Sisa lahar masih panas waktu itu, tapi saya paksakan.”

Sesampainya di rumahnya, sebuah pemandangan menakjubkan terjadi. Ia mendapati kedua mertuanya dalam keadaan hidup, bahkan tanpa terluka, meski rumahnya sendiri luluh lantak akibat terjangan lahar. Subhanallah! Masya Allah!

“Saat saya datang, keduanya sedang tidur di kasur dengan tenang,” ungkap Mukhri.

Mengenai selamatnya kedua mertuanya tersebut, Mukhri menyampaikan bahwa hal itu terjadi karena pertolongan Allah lewat doa. “Mertua saya itu rajin ibadahnya,” ujar Mukhri kepada hidayatullah.com.

Mukhri menyampaikan bahwa mertuanya, Saman, tak pernah absen mengaji dan shalat tahajud setiap malamnya. “Bapak selalu mengaji selepas Isya. Setelah itu dilanjut shalat malam.”

Selain itu, ungkap Mukhri, ia dan keluarga juga rajin mengikuti majelis taklim, baik yang diadakan di desanya maupun di luar.

Dusun Umbulan, kediaman Mukhri dan mertuanya tersebut merupakan salah satu desa yang terdampak erupsi terparah. Beberapa rumah yang berlokasi paling tinggi habis terlibas dan menyisakan pondasi bangunan. Sedangkan yang berlokasi lebih rendah hancur dan tertimbun muntahan erupsi Semeru.

Baitul Maal Hidayatullah (BMH) bekerja sama dengan Tim SAR Hidayatullah mendirikan posko di Supiturang, Pronojiwo, tak jauh dari Dusun Umbulan. Selain menyalurkan bantuan, BMH-SAR Hidayatullah juga membantu evakuasi, membersihkan bangunan warga terdampak, dan mengadakan program trauma healing.*

Baca juga: Langgar Tetap Utuh Terkena Erupsi, Warga: Selalu Dihidupkan dengan Shalat dan Qur’an

  • Liputan ini atas dukungan pembaca hidayatullah.com melalui Donasi Dakwah Media, melalui rek BCA No.00000-000 an yys Baitul Maal Hidayatullah
Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BMHBNPBerupsi Gunung SemeruGunung SemerulansiaLumajangSar Hidayatullah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KAMMI, FSLDK, ACN: Norma Agama Tak Menjadi Prioritas Dalam Penyusunan RUU TPKS
Tulisan selanjutnya Tornado Menghajar Sejumlah Negara Bagian Amerika Serikat, Puluhan Orang Tewas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Kisah & Perjalanan

Aksara Jawi yang Masih Bertahan di Brunei Darussalam

21 Desember 2022 09:45
FeatureKisah & Perjalanan

Mendulang Rezeki dari Budi Daya Rumput Laut di Desa Kupang

10 Desember 2022 23:18
Kisah & Perjalanan

Piala Dunia 2022: Qatar Ubah Pertandingan Bola menjadi Keramahan Budaya Arab dan Keindahan Islam

9 Desember 2022 10:25
Kisah & Perjalanan

Turki dan Surga Kucing

4 Desember 2022 23:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?