Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Survey: Anak Banyak Masalah Ketika Ibu Bekerja?

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Februari 2011 10:33 10:33 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Februari 2011 10:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Anak-anak dari ibu yang bekerja secara signifikan lebih mungkin mengalami masalah kesehatan, termasuk asma dan kecelakaan, daripada anak-anak dari ibu yang tidak bekerja di luar rumah, demikian sebuah penelitian terbaru dari North Carolina State University.

Sebuah studi kesehatan tehadap 90.000 anak sekolah ditemukan bahwa mereka yang ibunya bekerja cenderung sering masuk rumah sakit, dengan diagnosa menderita asma, penyakit tulang atau keracunan.

Dalam penelitian yang dilakukan Melinda Sandler Morrill ini, menyebutkan kurangnya pengawasan dianggap salah satu alasan utama yang menjadi penyebabnya.

Menurut Morrill, dirinya tidak sedang membuat peniliaian tentang keputusan ibu untuk bekerja atau tidak. Namun ia menasehati, sebaiknya para ibu berfikir ulang ketika akan memutuskan bekerja di luar rumah.

“Tapi, penting bahwa kita sadar biaya dan manfaat yang terkait dengan keputusan seorang ibu untuk bekerja,” ujar asisten peneliti profesor ilmu ekonomi di NC State ini.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Penelitian ini mengamati kesehatan anak usia sekolah yang memiliki minimal satu saudara muda. Ketika seorang ibu bekerja, studi ini menemukan, ada peningkatan 200 persen yang beresiko pada anak yang merugikan kesehatan. Di antaranya adalah tiga resiko berbeda: rawat inap semalam, episode asma, dan luka-luka atau keracunan.

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa rata-rata, anak-anak memiliki hasil kesehatan yang lebih baik bila ibu bekerja. Temuan mereka telah dikaitkan dengan faktor-faktor seperti peningkatan pendapatan, ketersediaan asuransi kesehatan dan peningkatan harga diri ibu.

Karena itulah menyikapi survei yang dirilis dalam Journal laporan Ekonomi Kesehatan tersebut, para peneliti AS menyarankan agar ibu-ibu yang bekerja hendaknya sebaik mungkin memanfaatkan waktu dengan anak-anak – menyeimbangkan antara tuntutan rumah dan kantor.

Kendati demikian Dr Sandler Morrill, dari North Carolina State University, mengatakan hal itu bukanlah satu hal perlu dikhawatirkan. Menurutnya, Ibu yang bekerja mungkin merasa bersalah telah meninggalkan anak-anak mereka untuk bekerja, karena itulah kendati dalam masalah yang relatif sepele, mereka segera mencari bantuan medis.

Morrill juga mengajak agar semua orang memberi support “Kita perlu memberikan lebih banyak dukungan untuk ibu yang bekerja dan memberikan simpati lebih untuk situasi mereka.”

Dalam penelitian ini, tim memeriksa 20 tahun data sekitar 89.000 anak-anak dari Survai Wawancara Kesehatan Nasional CDC. Data diangkat antara 1985 dan 2004. Penelitian dibiayai Badan Penelitian Kesehatan dan Kualitas, yang berada di bawah US Department of Health and Human Services.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ahmadiyah Dibela, Islam Dihujat!
Tulisan selanjutnya Marzuki: Poligami Tak Perlu Diatur Kode Etik Dewan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Berita
20 Juli 2026 14:30
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?